Dewiku.com - Pernah, nggak, sih, scroll Instagram, terus lihat story teman-teman lama lagi nongkrong bareng, sementara kamu malah di rumah sendirian sambil marathon nonton drakor? Atau pas buka WhatsApp, isinya cuma chat dari grup kerjaan dan keluarga?
Kalau iya dan kamu tiba-tiba merasa kayak nggak punya teman dekat, nggak apa-apa, kok, karena itu wajar banget dirasain cewek dewasa, apalagi pas udah lewat usia 25-an.
Seiring bertambahnya usia, circle pertemanan memang cenderung mengecil. Sibuk kerja, prioritas hidup berubah, sampai beda value bikin intensitas ketemu teman makin jarang. Tapi apakah ini normal?
Jawabannya: iya, normal banget. Yuk, bahas kenapa ini terjadi dan gimana cara biar kamu tetap waras di fase ini.
1. Semakin Dewasa, Semakin Selektif Pilih Teman
Kalau dulu gampang akrab karena ketemu tiap hari di kampus atau kantor, sekarang semua orang udah punya jalan hidup masing-masing. Nggak semua bisa stay di circle yang sama. Ini bukan salah kamu — ini proses alamiah semua orang dewasa.
2. Prioritas Hidup Berubah, Begitu Juga Teman
Dulu mungkin weekend selalu nongkrong bareng, sekarang bisa jadi ada yang udah nikah, sibuk karier, atau pindah kota. Perubahan prioritas ini bikin frekuensi komunikasi otomatis berkurang.
Kalau dulu teman banyak demi seru-seruan, makin tua kamu sadar: yang penting bukan jumlah teman, tapi siapa yang beneran ada di saat susah. Dua atau tiga sahabat sejati lebih berharga daripada sepuluh teman nongkrong doang.
Baca Juga
-
Kenapa Cewek Zaman Sekarang Gampang Banget Capek Mental? Ini 5 Penyebabnya Menurut Pakar
-
Healing Anti Drama: Dari Rebahan Produktif Sampai Solo Trip ke Tempat Estetik!
-
Kamus Karier Gen Z yang Bikin Perusahaan Kaget: Quiet Quitting Sampai Career Cushioning
-
Jadikan Diri Kamu Wanita Berkelas dengan 5 Trik Fashion Ini
-
Coba 5 Fashion Item Ini dan Lihat Bagaimana Penampilanmu Berubah
-
Hai Sporty, 5 Sneakers Paling Nyaman Ini Cocok Buat Kamu
4. Normal Kalau Kadang Ngerasa Kesepian
Ngerasa kesepian di usia dewasa itu wajar kok, apalagi pas lihat orang lain kayaknya masih akrab banget sama circle lama. Ingat, apa yang kamu lihat di medsos belum tentu real. Banyak juga kok yang ngalamin hal serupa tapi nggak di-posting.
5. Waktunya Bangun Koneksi Baru, Pelan-Pelan Aja
Kalau ngerasa butuh teman baru, coba ikut komunitas, workshop, atau kelas online. Nggak usah buru-buru deket, cukup kenalan dulu. Siapa tahu klik. Dewasa bukan berarti berhenti cari teman baru, lho.
Jadi, buat kamu yang ngerasa "kok temanku makin dikit ya?" atau "nggak ada yang deket banget nih," percayalah kalau kamu nggak sendirian. Fase ini bagian dari proses dewasa.
Daripada stres mikirin circle lama, lebih baik fokus ke kualitas hubungan yang kamu punya sekarang. Karena di usia dewasa, punya satu teman yang tulus lebih berharga daripada sekadar banyak mutualan yang cuma ada di timeline.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?