Dewiku.com - “Udah makan belum?” bukan lagi sekadar basa-basi. Buat banyak cewek Gen Z, itu adalah bentuk perhatian paling manis, apalagi kalau disambung dengan orderin makanan kesukaan kamu tanpa diminta. Ujung-ujungnya? Hati auto meleleh.
Tanda cinta atau love language memang punya beragam bentuk. Tapi kalau dulu pelukan dan kata-kata manis mendominasi, sekarang banyak cewek muda mengaku merasa paling dihargai saat dikirimi makanan—dari ayam geprek level 5 sampai matcha latte kesukaannya.
Menurut survei ringan yang dilakukan PopBela (2024), 54% responden perempuan Gen Z menyebut 'dikirimin makanan' sebagai bentuk perhatian yang bikin mereka merasa paling dicintai, bahkan melebihi ucapan romantis atau pelukan.
Kenapa bisa gitu?
Psikolog hubungan, Ratih Ibrahim, menjelaskan bahwa ini adalah bentuk modern dari acts of service, salah satu dari 5 bahasa cinta populer menurut teori Gary Chapman. Tapi, cewek Gen Z mengadaptasinya ke hal-hal yang lebih praktis, fun, dan dekat dengan gaya hidup mereka.
“Love language sekarang lebih fungsional dan terhubung ke keseharian. Makanan itu real, bisa langsung dirasa, dan punya efek emosional,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Makanan juga sering jadi simbol kebersamaan dan kenangan. Si dia pernah ngajak kamu makan soto di tempat random? Lalu sekarang tiba-tiba soto itu diantar ke kosan kamu? Rasanya kayak pelukan yang bisa dimakan.
Di sisi lain, gesture ini juga lebih mudah dilakukan di era digital. Dengan sekali klik di aplikasi pemesanan makanan, seseorang bisa menunjukkan rasa sayang tanpa harus ketemu langsung. Praktis banget buat hubungan LDR atau pasangan yang sama-sama sibuk.
Yang menarik, bentuk cinta ini gak melulu soal hubungan romantis. Banyak juga yang mengirim makanan ke sahabat, kakak, atau bahkan rekan kerja sebagai bentuk kasih sayang yang ringan tapi bikin bahagia.
Jadi, kalau kamu tipe yang susah ungkapin perasaan pakai kata-kata, mungkin kirimkan ayam goreng kriuk favoritnya bisa jadi bentuk cinta paling tulus. Karena, hey—di balik sebungkus nasi padang itu bisa terselip rasa sayang yang gak perlu dijelaskan panjang lebar.
Baca Juga
-
Cewek Workaholic atau Cewek Santuy? Yuk, Cari Tahu Kamu yang Mana!
-
Bicara Identitas Lewat Kebaya: Saatnya Cewek Muda Tampil Keren dengan Warisan Budaya
-
Jaga Citra Positif, Syifa Hadju Tegas Tolak Peran Dewasa
-
Hailey Bieber Ungkap Masalah Kulit Saat Stres, Ini Cara Sederhana Perawatannya!
-
Aulia Nadia COC 2: Si Jenius Hafalan yang Cemerlang di Dunia Akademik
-
8 Cara Mengasah Keterampilan Sosial ala Gen Z: Tsuki Billlie Pilih Kerja Part Time
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian