Dewiku.com - Belakangan ini, istilah “nonaktif” jadi trending di dunia politik. Gara-gara sejumlah anggota DPR yang dinilai memantik keresahan masyarakat dengan kata-kata blundernya dinonaktifkan oleh partainya masing-masing. Di antaranya Sahroni, Nafa Urbach, hingga Uya Kuya dan Eko Patrio.
Tapi tunggu dulu—menurut Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), istilah itu sebenarnya nggak ada di kamus UU MD3 alias cuma istilah ‘palsu’ yang bikin publik tambah bingung.
Formappi bilang, aturan resmi dalam UU MD3 cuma mengenal dua status: pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap.
Keduanya punya prosedur jelas, misalnya kalau anggota dewan jadi tersangka kasus pidana dengan ancaman hukuman minimal lima tahun.
Jadi kalau ada yang tiba-tiba “dinonaktifkan”, ya sebenarnya itu cuma jargon politik, bukan sanksi sah menurut undang-undang.
Nah, istilah nonaktif ini mencuat gara-gara beberapa nama beken seperti Sahroni, Uya Kuya, sampai Nafa Urbach disebut-sebut kena status itu. Publik pun dibuat bertanya-tanya: ini beneran diberhentikan sesuai aturan, atau sekadar sanksi internal partai yang sifatnya setengah hati?
Formappi menilai langkah ini bisa bikin citra DPR makin buram. Dari luar seolah-olah ada sanksi tegas, padahal sebenarnya nggak ada tindakan resmi. Standar ganda, much?
Masalahnya, kalau dibiarkan, publik bisa jadi makin skeptis. DPR terlihat kayak main istilah buat jaga muka, tapi lupa sama hal paling penting: transparansi dan kepatuhan hukum.
Formappi pun mendesak DPR untuk berhenti main kata-kata manis yang nggak ada dasar hukumnya. Kalau memang ada anggota yang harus diberhentikan sementara, ikuti mekanisme UU MD3. Jangan bikin istilah “nonaktif” yang cuma bikin publik mikir: ini beneran sanksi, atau sekadar gimmick politik?
Soalnya, semakin lama DPR ngotot pakai istilah itu, makin jelas juga kesannya: bukan menjaga integritas, tapi lebih sibuk menjaga kepentingan politik.
Baca Juga
-
Kenapa Pink dan Hijau Jadi Simbol 17+8 Tuntutan Rakyat? Ini Asal-Usulnya
-
Rahasia di Balik Cincin Tunangan Taylor Swift: Misteri Angka 13 yang Selalu Spesial
-
Mengulik Daddy Issues, Masalah Psikologis yang Bikin Hubungan Anak dan Ayah Rumit
-
Emma Stone Tampil Beda di Venice Film Festival, Bixie Cut Jadi Sorotan Utama
-
Curhat Cinta Laura di Tengah Gelombang Demo, Ini yang Bikin Hatinya Sakit
-
Nggak Terima Rumah Dijarah, Astrid Kuya Lantang Sebut Hartanya Bukan dari DPR
(Clarencia Gita Jelita Nazara)
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian