Dewiku.com - Kalau biasanya telat masuk kelas atau telat datang ke acara kampus itu bikin malu, berbeda dengan kisah unik mahasiswa yang satu ini di momen Sosialisasi dan Pembekalan alias Sospem. Bukannya murung atau panik saat dihukum dosen, ia malah bikin suasana jadi adem.
Kok bisa? Alih-alih menjalani hukuman standar seperti bernyanyi di depan kelas, mahasiswa yang dihukum tilawah di depan kelas ini justru pamer skill yang bikin heran teman-temannya. Bukan jadi bahan ejekan, tapi malah dapat apresiasi, nih.
Aksi pamer skill tilawah ini bahkan langsung viral di media sosial karena dianggap sebagai contoh hukuman ringan bisa jadi momen seru sekaligus inspiratif.
Hukuman Telat yang Nggak Biasa
Setiap dosen punya aturan tegas soal kehadiran dan hukuman yang beragam sebagai konsekuensi keterlambatan. Saat telat Sospem berujung hukuman, ternyata perintah buat tilawah yang nggak biasa justru jadi ajang unjuk bakat.
Awalnya banyak yang mengira si mahasiswa ini bakal nggak mampu memenuhi ekspektasi dosen karena terlihat malu-malu. Namun siapa sangka, ia justru membacakan ayat Al-Qur’an dengan lantunan tilawah yang merdu.
Seluruh ruangan yang tadinya gaduh langsung hening, seolah ikut larut dalam alunan ayat suci. Sesekali bahkan terdengar ekspresi gaduh karena mengagumi suara lembut dan teduhnya.
Kalau dipikir-pikir, hukuman seperti ini ternyata punya sisi positif. Mahasiswa yang tadinya disangka bakal malu karena telat, malah jadi pusat perhatian dengan cara yang elegan. Teman-temannya yang merekam momen tersebut pun merasa kagum.
Beberapa warganet yang menonton unggahan video dari akun @rumpi_gosip pun memberikan komentar bernada positif dan mengapresiasi bakat mahasiswa tersebut.
Baca Juga
-
Rieke Dyah Pitaloka Bersuara, Setuju Gaji DPR Dipotong: Tapi Reaksi Netizen Tak Seperti yang Diharapkan
-
Totalitas Abis! YoonA SNSD Rela Belajar Masak 3 Bulan Demi Drama Barunya
-
Ruang Kerja Emil Dardak di Grahadi Hangus, Netizen Ikut Simpati: Orang Baik Juga Ikut Jadi Korban
-
Lelahnya Jadi Ibu Multitasking, Sampai-Sampai Bekal Sekolah Anak Jadi Korban
-
Tawaran Fee Fantastis Buzzer Pemerintah Disulap Gen Z Jadi Tren Lucu Day 1
-
Celana Melorot Lagi Tren di Kalangan Idol K-Pop, Ternyata Punya Asal-Usul yang Unik
“Keren se keren keren nyaaa,” tulis salah satu warganet.
“Ini ma hukuman nya Krn di jebak..dosen nya tau dia jago salitilawah Alquran..,” timpal yang lain.
“Masyallah adem dengernya,” puji yang lain di kolom komentar.
“Masya Allah Tabarakallah...semoga kamu lulus kuliah dengan hasil terbaik dan kedepannya menjadi orng sukses..,” balas warganet lainnya turut mendoakan kesuksesan mahasiswa tersebut.
Pamer Skill Positif, Bikin Adem Suasana
Di era sekarang, banyak mahasiswa dengan bakat beragam, baik di bidang musik, seni, akademik, maupun kemampuan tilawah. Sayangnya, nggak semua kampus menyediakan ruang khusus untuk menyalurkan bakat tersebut.
Nah, momen telat Sospem ini justru jadi semacam panggung dadakan. Mahasiswa bisa menunjukkan skill di luar akademik, dan dosen pun bisa lebih mengenal potensi anak didiknya.
Buat mahasiswa yang kebetulan punya kemampuan khusus seperti tilawah, tampil di depan kelas bukan hanya membanggakan diri, tapi juga menularkan energi positif ke seluruh ruangan.
Hukuman Kreatif Bisa Jadi Inspirasi
Fenomena ini seolah mengajarkan kalau hukuman nggak selalu harus keras atau membuat pelaku merasa rendah diri. Dengan kreativitas, hukuman bisa diarahkan menjadi ajang pembelajaran sekaligus hiburan sehat.
Bayangkan kalau semua hukuman telat diberi ruang kreatif seperti ini. Besar kemungkinan kelas bisa jadi lebih hidup dan mahasiswa pun belajar menyalurkan bakat dengan percaya diri.
Dan khusus di kasus tilawah tadi, suasana kampus yang biasanya identik dengan hiruk-pikuk justru menjadi sejenak tenang dan penuh makna.
Pelajaran yang Bisa Diambil
Dari kisah hukuman karena telat Sospem ini, ada beberapa hal yang bisa jadi pelajaran:
- Keterlambatan bukan akhir dunia. Meski tetap salah, kalau dihadapi dengan sikap positif, hukuman bisa berubah jadi peluang.
- Bakat bisa muncul kapan saja. Bahkan di momen tak terduga, seperti saat dihukum.
- Kreativitas dosen penting. Hukuman yang kreatif bisa memberikan pengalaman berkesan bagi mahasiswa.
- Konten positif tetap diminati. Warganet terbukti lebih senang dengan kisah inspiratif yang ringan tapi bermakna.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?