Dewiku.com - Isu soal keamanan di transportasi publik kembali ramai dibahas sejak aturan gerbong khusus perempuan di KRL makin ditegaskan. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah cepat buat mencegah pelecehan seksual—masalah yang sayangnya masih sering muncul, apalagi di jam-jam superpadat ketika gerbong penuh sesak dan semua orang lagi buru-buru.
Sebetulnya, gerbong khusus perempuan bukan hal baru. Tapi penerapannya kini kembali diperkuat karena laporan pelecehan di transportasi massal meningkat. Harapannya, pemisahan ruang ini bisa bikin perempuan merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan, tanpa was-was berlebih. Kehadiran petugas di stasiun dan di dalam kereta juga jadi faktor penting supaya aturan ini berjalan efektif.
Tetap saja, kebijakan ini nggak lepas dari perdebatan. Ada yang bilang gerbong khusus perempuan cuma ngegeser masalah, karena pelecehan itu persoalan perilaku yang butuh edukasi, penegakan hukum, dan perubahan budaya—bukan cuma memisahkan penumpang berdasarkan gender. Tapi banyak juga yang menganggap ini solusi praktis yang bisa diterapkan sekarang, sambil menunggu perubahan sistemik yang lebih besar.
Di lapangan, kehadiran gerbong khusus perempuan jadi bukti bahwa operator KRL serius soal keamanan penumpang. Pesannya jelas: rasa aman perempuan saat bepergian itu prioritas. Meski begitu, langkah lanjutan seperti kampanye edukasi, pelatihan petugas, serta sistem pelaporan yang cepat dan gampang tetap perlu terus digenjot biar perlindungan makin maksimal.
Pada akhirnya, gerbong khusus perempuan adalah bagian dari proses panjang menuju transportasi publik yang aman dan ramah buat semua. Memang bukan solusi final, tapi kebijakan ini menegaskan satu hal: perempuan berhak merasa aman di ruang publik, dan keamanan itu harus jadi pondasi setiap kebijakan transportasi.
(Clarencia Gita Jelita)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?