dewiku.com - Banyak orang tua merasa perlu menyediakan waktu khusus untuk membangun kedekatan dengan anak. Mulai dari merencanakan liburan keluarga, mengajak anak bermain ke tempat favorit, hingga menyiapkan aktivitas menyenangkan saat akhir pekan.
Padahal, hubungan yang hangat antara orang tua dan anak tidak selalu dibangun melalui pengalaman besar. Percakapan singkat saat perjalanan pulang sekolah, makan bersama, atau menemani anak menikmati camilan juga bisa menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan.
Psikolog Anak sekaligus Certified Play Therapist, Anastasia Satriyo, menjelaskan bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak terbentuk melalui interaksi kecil yang responsif dan dilakukan secara berulang.
Menurutnya, anak tidak membutuhkan setiap momen bersama orang tua menjadi sesuatu yang besar atau sempurna. Hal yang lebih penting adalah bagaimana anak merasa diperhatikan dan dihargai dalam kesehariannya.
“Anak tidak membutuhkan setiap momen bersama orang tua menjadi besar atau sempurna. Hal yang lebih penting adalah pengalaman merasa dilihat, didengar, dan direspons secara konsisten,” jelas Anastasia.
Artinya, orang tua tidak harus selalu menyiapkan kegiatan khusus untuk membuat anak merasa disayang. Kehadiran dan perhatian yang diberikan dalam aktivitas sehari-hari juga dapat menjadi bagian penting dari proses membangun hubungan yang aman dan hangat.
Manfaatkan Rutinitas untuk Lebih Dekat dengan Anak
Kesibukan pekerjaan dan urusan rumah tangga sering membuat waktu bersama anak terasa terbatas. Namun, rutinitas yang sudah dijalani keluarga sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menciptakan interaksi yang lebih berkualitas.
Misalnya, orang tua bisa mengajak anak bercerita selama perjalanan pulang sekolah, berbincang saat makan bersama, atau mendengarkan pengalaman anak sebelum tidur.
Menurut Anastasia, waktu makan atau menikmati camilan bersama dapat menjadi kesempatan untuk berbincang dalam suasana santai. Dalam situasi seperti ini, percakapan bisa muncul secara lebih natural tanpa harus terasa seperti sesi tanya jawab.
Kegiatan sederhana lainnya juga bisa dilakukan, seperti menyiapkan perlengkapan sekolah untuk esok hari, membereskan barang bersama, atau sekadar mengobrol tentang hal yang dialami anak sepanjang hari.
“Bonding” tidak harus menjadi agenda tambahan dalam jadwal keluarga. Orang tua justru bisa memanfaatkan kesempatan yang sudah tersedia dalam rutinitas sehari-hari.
Bukan Berapa Lama, tetapi Bagaimana Orang Tua Hadir
Waktu bersama anak memang penting, tetapi durasinya bukan satu-satunya hal yang menentukan kualitas hubungan.
Survei yang dilakukan biskuit Lexus menemukan bahwa sembilan dari 10 ibu masih merasa perlu menciptakan pengalaman istimewa agar anak merasa disayang. Padahal, seluruh responden sepakat bahwa waktu 10–15 menit pun dapat bermakna jika dijalani dengan perhatian penuh.
Temuan ini memperlihatkan bahwa masih ada anggapan quality time harus direncanakan dan membutuhkan waktu panjang. Padahal, kesempatan untuk membangun kedekatan bisa hadir di sela aktivitas sehari-hari.
Orang tua dapat mencoba memberikan perhatian penuh ketika anak bercerita, merespons pertanyaannya, atau ikut menikmati aktivitas sederhana yang disukai anak. Hal-hal kecil tersebut dapat membantu anak merasa bahwa keberadaan dan perasaannya dihargai.
Liburan keluarga tentu bisa menjadi pengalaman menyenangkan dan berkesan. Namun, seperti dijelaskan Anastasia, hubungan yang aman dan hangat lebih banyak dibangun melalui interaksi kecil yang terjadi berulang kali.
Ciptakan Momen Menyenangkan dari Hal Sederhana
Salah satu cara memanfaatkan rutinitas adalah menjadikan kegiatan sehari-hari sebagai momen menyenangkan bersama anak. Orang tua bisa mengajak anak memilih camilan, berbagi cerita, atau melakukan aktivitas ringan yang disukai bersama.
Kebersamaan semacam ini juga menjadi semangat kampanye That's A Lexus Moment dari biskuit Lexus. Tahun ini, Lexus berkolaborasi dengan Mofusand melalui kemasan edisi terbatas ukuran 190 gram yang berisi satu stiker koleksi dengan empat desain berbeda.
Kolaborasi tersebut menghadirkan keseruan kecil saat orang tua dan anak membuka kemasan, melihat stiker yang didapat, hingga mengumpulkan desain yang tersedia.
Pada akhirnya, membangun kedekatan dengan anak tidak selalu membutuhkan biaya besar atau rencana yang rumit. Di tengah kesibukan keluarga, perhatian sederhana, kesediaan mendengarkan, dan waktu singkat yang dinikmati bersama bisa menjadi cara untuk menjaga hubungan tetap hangat.
Terkini
- Lewat Pengalaman Autentik, Hong Kong Punya Cara Baru Menarik Wisatawan
- Perempuan Punya Cara Lain Menjaga Bumi, Dimulai dari Memilih Pembalut Ramah Lingkungan
- Mengenal Skincare dengan Teknologi EXO3, Inovasi yang Mulai Dilirik untuk Perawatan Kulit di Rumah
- Tips Kulit Tubuh Glowing dan Sehat dengan Menjaga Lipid Barrier
- Ingin Liburan ke Singapura? Ini 5 Spot di National Gallery Singapore yang Wajib Dieksplore!
- 8 Alasan Kereta Cepat Jakarta Bandung Cocok Untuk Komuter Harian
- Tren Kecantikan 2026: Dari Biotech Beauty hingga Skincare Berbasis Sains Kian Digemari