Sabtu, 29 Februari 2020
Rima Sekarani Imamun Nissa : Kamis, 16 Januari 2020 | 08:00 WIB

Dewiku.com - Tidak ada yang bisa baik-baik saja saat mengetahui pasangan selingkuh. Namun, kira-kira adakah cara agar tetap tenang ketika memergoki perselingkuhan itu?

Walau jelas tidak mudah, ada beberapa cara untuk mengendalikan emosi saat mengetahui pasangan telah berselingkuh. Dirangkum dari Hello Sehat, berikut uraiannya.

1. Hubungi orang terdekat

Segera hubungi orang terdekat yang akan memberikan dukungan dan bersedia menemani. Setidaknya ada orang yang dapat menenangkan Anda. Bagaimanapun, Anda butuh tetap berpikir jernih untuk menentukan langkah selanjutnya.

2. Beri diri sendiri ruang dan waktu untuk berpikir

Jika emosi sudah mereka, cobalah menjauh sejenak dari pasangan Anda. Kalau tinggal serumah, cobalah untuk tidak berada dalam satu ruangan dengannya. Pasangan Anda pun wajib memberi Anda ruang dan waktu untuk menenangkan diri.

Anda butuh waktu sebelum benar-benar mampu mengambil keputusan terbaik mengenai hubungan Anda berdua. Waktu ini juga dapat dimanfaatkan pasangan untuk introspeksi diri.

Ilustrasi pasangan selingkuh. [Shutterstock]

Jika itu adalah hubungan asmara yang sangat berarti, Anda sebaiknya berusaha tetap tenang dan mencari tahu dulu akar penyebab pasangan selingkuh.

Mungkin saja pasangan Anda merasa tak dihargai, diperlakukan tak baik, ditinggalkan, atau lainnya. Meski semua itu tetap tak bisa dibenarkan sebagai alasan selingkuh, setidaknya Anda mengetahui apa penyebabnya.

4. Bicarakan dengan pasangan

Selanjutnya, bicarakan masalah ini dengan pasangan. Sampaikan saja secara lugas tapi tetap tenang.

Selain itu, ketika memergoki pasangan selingkuh, tak perlu buru-buru memberi tahu semua orang, baik teman maupun keluarga. Tunggu sampai Anda berdua mempunyai keputusan final mengenai kelanjutan hubungan.

Pasalnya, jika Anda kemudian memutuskan untuk memaafkannya padahal sudah terlanjur mengatakan perihal perselingkuhan pada banyak orang, itu bisa jadi senjata makan tuan. Mungkin saja hubungan asmara ke depannya jadi terganggu karena orang-orang terdekat sudah kehilangan respek terhadap pasangan Anda.

5. Jangan balas dendam

Balas dendam tak akan memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun hubungan asmara Anda. Situasi malah akan semakin runyam.

Ambilah waktu untuk diri sendiri agar dapat menentukan langkah terbaik. Jika Anda memutuskan untuk memaafkannya, lakukan dengan tulus ikhlas. Namun, kalau ingin berpisah, segera sembuhkan luka dan bangkit kembali untuk kebahagiaan yang lebih bahagia.

Ilustrasi memergoki selingkuh. (Shutterstock)

Ya, dia melakukan kesalahan besar dengan berselingkuh. Namun, hindari bertindak seolah Anda adalah satu-satunya korban.

Sebelum benar-benar tahu alasan di balik perselingkuhan itu, Anda sebaiknya tidak merasa bahwa semuanya semata salah pasangan Anda. Pasalnya, bisa saja memang ada yang salah dengan hubungan yang sedang Anda jalani.

Cobalah untuk tak mengasihani diri sendiri karena itu hanya akan membuat Anda menjadi lebih sedih. Lebih baik berusaha tetap netral dan tenang walau telah memergoki pasangan selingkuh.

7. Jangan libatkan pihak lain

Ingatlah bahwa hubungan dan masalah yang terjadi cuma antara Anda dengan pasangan. Sebisa mungkin jangan melibatkan orang lain.

Misalnya, jika Anda berdua telah menikah dan dikaruniai anak, hindari menjadikan anak senjata atau bahkan tameng bagi Anda dan pasangan.

Jika perlu, tak usah memberi tahu anak Anda apa yang telah terjadi. Pasangan Anda mungkin telah menyakiti Anda, namun tidak berarti ia bukan orangtua yang baik bagi mereka.

8. Dapatkan bantuan psikolog

Jika memang dibutuhkan, Anda dapat meminta saran psikolog agar bisa lebih netral dalam menghadapi permasalahan ini.

Psikolog mungkin memberikan sudut pandang baru untuk Anda sehingga dapat lebih memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi hingga menyebabkan pasangan berselingkuh. Anda bahkan bisa meminta pasangan untuk mengikuti sesi konseling bersama.

Psikolog ahli bisa memberikan arahan dan bimbingan untuk memudahkan Anda berkomunikasi dengan pasangan. Jadi walau nantinya hubungan asmara itu benar-benar diakhiri, Anda tahu bahwa setidaknya telah mengusahakan yang terbaik untuk mempertahankannya.