Sabtu, 04 Desember 2021
Amertiya Saraswati : Senin, 20 September 2021 | 09:00 WIB

Dewiku.com - Saat melahirkan, seorang istri biasanya berharap bisa ditunggui suami. Tak hanya itu, seorang suami tentu ingin menyaksikan momen kelahiran sang anak.

Meski begitu, ibu satu ini malah mengusir suaminya dari ruang persalinan. Melansir Mirror, ia beralasan bahwa kehadiran sang suami membuatnya makin stres.

Lewat Reddit, ibu ini membagikan kisahnya saat melahirkan. Wanita 27 tahun tersebut mengungkap bahwa suaminya memang mudah tertekan dan stres.

Sejak awal, ibu ini sudah meminta suaminya berjanji agar tetap tenang. Namun, si suami malah panik dan meremas tangan istrinya kuat-kuat saat kontraksi.

"Itu sama sekali tidak membantu. Faktanya, itu membuatku frustrasi dan memengaruhiku secara negatif. Tapi, aku masih membiarkannya sampai dia mulai menangis, seperti terisak sangat keras. Itu membuatku panik," jelas ibu ini.

Ibu ini lantas mulai berteriak agar suaminya diam. Namun, sang suami malah balik berteriak kepadanya karena histeris.

Ilustrasi melahirkan. (Elements Envanto)

"Perawat yang ada ikut terlibat, aku memberitahunya untuk membawa suamiku keluar. Dia mencoba berargumen denganku, tapi tidak diberi kesempatan dan disuruh meninggalkan ruangan," lanjut wanita ini.

Meski begitu, hal tersebut membuat sang suami marah. Selain kecewa karena tidak bisa melihat kelahiran putrinya, si suami juga menolak mengunjungi istri dan anaknya hingga keluar dari rumah sakit.

Bahkan, ketika ibu ini sudah pulang ke rumah bersama putrinya, si suami masih marah. Ia juga menyebut jika ia seharusnya diizinkan tetap berada di ruang persalinan apa pun yang terjadi.

"Aku mulai lelah berargumen dengannya dan aku menyuruhnya berhenti, dan dia bilang dia akan berhenti tapi tidak akan melupakan hari ketika aku menyuruhnya keluar."

Kini, ibu tersebut bertanya apakah ia salah karena mengusir suami keluar dari ruang persalinan.

Ilustrasi pasangan bertengkar (freepik/cookie-studio).

Meski begitu, mayoritas pengguna Reddit berada di pihak ibu ini dan turut tidak paham dengan tingkah si suami.

Bahkan, ada yang turut mengkritik karena aksi sang suami bisa membahayakan istri dan anak.

"Bukan hanya kau tidak butuh dirinya, dia membuatmu stres. Itu adalah kebalikan dari memenuhi kebutuhanmu," tulis salah satu komentar.

"Di akhir, siapa yang berada di ruang persalinan adalah terserah padamu. Ini biasanya berdasarkan siapa yang kau pikir paling membantu atau mendukung. Dia bukan keduanya. Malah sebaliknya."

"Dia marah karena melewatkan kelahiran putrinya, dan dia memilih melewatkan beberapa hari bahkan minggu pertamanya."

"Dia menempatkan istri dan putrinya dalam risiko dengan perbuatan ini, membuat stres saat persalinan adalah hal berbahaya," tambah warganet menyetujui.

BACA SELANJUTNYA

Istri Keceplosan Bercanda Soal Ini, Curhat Pria Langsung Minta Tes DNA Anak