Kamis, 22 Agustus 2024 | 13:00 WIB
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling diwaspadai banyak orang, terutama perempuan. Kabar baiknya, ada beberapa faktor yang bisa dikendalikan guna mengurangi risiko terkena kanker payudara.
Hal tersebut diungkapkan dokter spesialis di Siloam Hospitals Mampang, dr. Sekar Dorojati Y., SpB, FINACS Bedah. Menurutnya, terdapat sejumlah langkah penting yang dapat dilakukan.
"Menghindari obesitas, meningkatkan aktivitas fisik, mengadopsi pola makan sehat dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta menghindari konsumsi alkohol, merokok, dan penggunaan obat-obatan hormonal tanpa pengawasan medis adalah langkah-langkah penting," kata dr. Sekar, dilansir dari Suara.com.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Angka Favorit Bisa Mengungkap Karakter Seseorang
Loading...
Lewat program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker), kata sang dokter, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining dini dalam penanganan kanker payudara.
Deteksi dini merupakan kunci penanganan kanker payudara yang lebih efektif. Jangan ragu lakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) setiap bulan. Ada juga Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS), yakni berkonsultasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan payudara secara klinis.
Baca Juga: Jarang Mandi Kayak Tasya Farasya? Dokter Kulit Ternyata Bilang Begini
"Pemeriksaan kanker payudara melalui SADARI sebaiknya dilakukan 7-10 hari setelah mens dimulai. Jika ditemukan benjolan pada anak yang masih kecil, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. USG dapat dilakukan pada usia berapa saja, sedangkan mammografi dianjurkan bagi wanita di atas 40 tahun," terang dr. Mathelda.
Dokter juga mengingatkan sejumlah gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai. Hal itu mencakup berbagai perubahan fisik pada area payudara. Nyeri dan bengkak mungkin menjadi tanda awal disertai dengan kemerahan pada kulit payudara. Perubahan ukuran payudara juga bisa menjadi indikasi, terutama kalau disertai munculnya benjolan.
Baca Juga: Koleksi Raket Tenis Syahrini Bikin Ketar-ketir, Harganya Tembus Ratusan Juta
"Cairan yang keluar dari puting, terutama yang berwarna coklat atau kemerahan, juga perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda keganasan. Selain itu, puting yang tiba-tiba masuk ke dalam adalah gejala lain yang tidak boleh diabaikan," tegasnya.