Dewiku.com - Buat para orang tua muda, siapa yang anaknya enggak main Roblox? Game ini memang lagi hits banget. Tampilannya lucu, penuh warna, dan seolah-olah jadi tempat aman buat anak berkreasi. Tapi, belakangan ini, ada banyak cerita yang bikin kita mikir ulang. Ternyata, Roblox punya sisi gelap yang bisa bikin kita sebagai orang tua jadi panik.
Bukan sekadar gosip, lho. Beberapa penelitian dan pengalaman orang tua di luar sana mengungkap kalau anak-anak kita, bahkan yang masih kecil, bisa terpapar konten dewasa yang sangat enggak pantas.
Mulai dari avatar yang pakai baju aneh, pose-pose yang jorok, sampai percakapan yang mengarah ke hal-hal seksual. Gawatnya lagi, ini bukan cuma terjadi di kalangan anak remaja, tapi juga anak-anak SD yang seharusnya cuma mikir main.
Bahaya yang Kelihatan Sepele, Tapi Dampaknya Gak Main-Main
Bayangin aja, anak kita yang tadinya cuma mau main bangun-bangun rumah, eh malah ketemu dengan konten yang bikin mereka bingung dan takut. Ini bisa memicu trauma yang dampaknya bisa panjang. Apalagi, para predator online bisa dengan mudah berkomunikasi sama anak-anak kita, mengelabui mereka dengan bahasa kode.
Menurut sebuah penelitian, Roblox punya celah yang besar antara tampilan ramah anak dan realitas yang ada di dalamnya. Meskipun platform ini mengklaim punya fitur keamanan, nyatanya masih banyak celah yang bisa dimanfaatkan. Gak heran kalau banyak orang tua yang akhirnya angkat bicara, merasa kalau anak-anak mereka enggak terlindungi.
Orang Tua Wajib Ikut 'Main'
Nah, daripada cuma panik, kita harus bertindak. Pihak Roblox mungkin sudah berusaha, tapi kita sebagai orang tua punya peran yang jauh lebih penting. Gini nih beberapa hal yang bisa kita lakukan:
- Aktifkan Parental Control: Ini wajib hukumnya. Pastikan fitur pengawasan orang tua sudah aktif di akun anak.
- Ajak Anak Ngobrol: Tanya mereka main apa, ketemu siapa, dan gimana perasaannya. Jadilah teman ngobrol mereka.
- Pilih Game Bareng: Jangan biarkan anak memilih game sendiri. Coba main bareng mereka, dan pastikan game yang dimainkan memang aman.
Roblox memang bisa jadi tempat yang menyenangkan, tapi tanpa pengawasan ketat, platform ini bisa berubah jadi ancaman. Jadi, yuk mulai sekarang kita lebih waspada. Jangan biarkan teknologi menguasai anak-anak tanpa kendali.
Baca Juga
-
Gaya Minimalis Dua Sahabat: Adu Gaya Hanggini dan Shenina Cinnamon dengan Tas yang Sama
-
Begini Kisah Cinta Nadin Amizah dan Faisal Tanjung yang Berujung Manis di Pelaminan
-
Arie Untung Kena Tipu Online Shop Dua Kali: Kisah Sepatu Fiktif yang Bikin Elus Dada
-
Jennifer Lopez Ditolak Masuk Butik Chanel, Tapi Responsnya Bikin Kaget
-
Mantan Ibu Negara Minta Maaf di Tengah Badai Dugaan Korupsi: Tapi Bukan di Indonesia
-
Bakal Punya Anak Perempuan, Sorotan Bahagia Vior saat Tahu Punya 'Partner in Crime'
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?