Minggu, 23 Januari 2022
Rima Sekarani Imamun Nissa : Senin, 25 Oktober 2021 | 13:47 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Dewiku.com - Masalah komedo di wajah memang menyebalkan. Selain bikin kulit wajah tampak tidak mulus, komeda juga membuat warna kulit terlihat tidak merata.

Ada banyak hal yang jadi penyebab munculnya komedo di wajah. Selain produk skincare atau makeup yang tidk tepat, kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh.

Dokter Kulit sekaligus pendiri Ambrosia Aesthetics, dr. Niketa Sonavane, mengatakan bahwa komedo bisa membuat pori-pori Anda jadi besar secara permanen.

"Kulit di sekitar pori-pori kehilangan elastisitasnya, dan pori-pori mungkin tetap membesar setelah Anda menghilangkan komedo. Dan jika Anda mengabaikannya pada tahap awal, maka Anda bisa mengalami jerawat parah," ungkapnya, melansir dari Healthshots.

Ilustrasi komedo. (Shutterstock)

Dr. Niketa pun memberi saran untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang ternyata dapat memicu kemunculan komedo. Apa saja, ya?

Menggunakan produk yang menghilangkan minyak dari kulit

Meski sebuah produk dikatakan mampu menangkal minyak dari kulit, bisa jadi cara kerjanya akan sangat berlawanan dari manfaatnya. Penggunakan pembersih wajah, toner, dan chemical peeling diklaim dapat menghilangkan minyak dari kulit. Padahal, sebaliknya itu sangat berbahaya bagi kulit.

Menurut penelitian yang terbit di jurnal Cutis, produk perawatan kulit seperti pembersih yang menghilangkan minyak, bisa menyebabkan iritasi kulit, kulit kering, dan memperburuk komedo. Hal ini dapat berkontribusi pada penumpukan minyak berlebih di permukaan kulit.

Selain itu, peeling yang berlebihan membuat kelenjar sebaceous bekerja terlalu keras, di mana ini akan mengurangi kelembapan alami di kulit yang menyebabkan kulit jadi kering.

Seluruh proses yang menyebabkan produksi minyak berlebih itu bisa menyebabkan kulit rentan mengalami pori-pori tersumbat dan pada akhirnya memunculkan komedo.

Menyentuh wajah

Banyak orang yang terlalu sering menyentuh wajah, baik untuk memeriksa masalah kulit seperti komedo atau karena memang kebiasaan saat bosan. Hal itu dapat memindahkan kotoran dan kuman dari tangan ke kulit kita.

Kuman tersebut bisa menetap di permukaan kulit, sehingga rentan menyebabkan komedo. Maka dari itu, hindari kebiasaan dari menyentuh wajah dari sekarang.

Ilustrasi membersihkan wajah. (Unsplash/Septian Simon)

Tak menghapus riasan sebelum tidur

Sepulang melakukan aktivitas, terkadang masih ada riasan yang menempel di kulit. Mungkin saja karena terlalu lelah untuk membersihkan kulit sehingga lupa menghapus riasan sebelum tidur.

Kalau ini dilakukan terus-menerus, risikonya adalah meningkatkan risiko pori-pori tersumbat,yang pada akhirnya dapat menyebabkan komedo.

Melewatkan pengelupasan kulit

Pengelupasan kulit atau scrubbing menjadi bagian yang paling sering diabaikan dari rutinitas perawatan kulit. Padahal, jika tahap ini dilewatkan, itu bisa memicu masalah komedo.

Eksfoliasi sebaiknya dilakukan setiap minggu untuk membantu menghilangkan debu, sel kulit mati, serta kotoran dari permukaan kulit. Hal ini untuk memastikan pori-pori bersih dan tidak tersumbat. Kamu dapat menggunakan scrub DIY alami untuk melakukan eksfoliasi seminggu sekali.

Memilih produk kulit yang tidak sesuai

Ketika memilih produk kecantikan, hendaknya pahami sifat di balik produk tersebut. Apa bahan-bahannya, dan cocok tidaknya produk itu di kulit. Tak cuma mencerahkan wajah saja, kadang ada produk kecantikan yang mampu menangkal minyak secara sekejap.

Padahal, produk seperti itu bisa saja justru menambah minyak di permukaan kulit, sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat dan juga komedo. Oleh karenanya, disarankan pilih produk yang non-komedogenik yang bebas dari minyak. (*Aflaha Rizal Bahtiar)

BACA SELANJUTNYA

Kualitas Tinggi Harga Terjangkau Bikin Brand Kecantikan Lokal Jadi Favorit