Dewiku.com - Menjadi model ternyata tidak menghalangi seseorang untuk menekuni bidang lain yang disukai, meskipun itu tidak berhubungan langsung dengan dunia fashion. Itulah yang terjadi pada Lindsey Scott. Model Victoria's Secret ini ternyata jago untuk urusan coding, lho.Dia bukan model biasa, tapi juga merangkap sebagai programmer.
Lindsey Scott merupakan lulusan Amherst College di Massachusetts dengan jurusan sains komputer dan teater. Setelah lulus kuliah, Lindsey memutuskan untuk pindah ke New York dan mengejar karirnya di dunia mode.
Selama menjalani karir sebagai model, Lindsey Scott pernah dipercaya untuk membawakan beberapa brand dari rumah mode papan atas seperti Prada, Gucci, dan Louis Vuitton. Karirnya sangat cemerlang ketika dia direkrut oleh Victoria's Secret.
Satu hal yang pantas dibanggakan oleh Lindsey adalah dia menjadi model keturunan Afrika-Amerika pertama yang dikontrak eksklusif oleh Calvin Klein. Wah, selain pintar, ternyata Lindsey cukup berprestasi di bidang modeling, ya!
Namun, kerja keras Lindsey Scott sebagai model rupanya membuat dia mendapat komentar negatif tentang keahlian lainnya di bidang pemrograman komputer. Banyak netizen cowok yang kerja di bidang itu langsung nyinyir dan meragukan kemampuannya.
Mereka berkomentar bahwa mereka yang mampu menampilkan kata halo saja belum cukup untuk menyebut seseorang sebagai jago coding. Padahal nyatanya, Lindsey Scott menguasai coding di bidang Python, C++, Java, MIPS, dan Objective-C.
Ditambah lagi, Lindsey Scott memang kredibel karena dia lulusan sains komputer. Sayangnya, netizen lebih cepat menghujat sebelum melihat seperti apa sepak terjangnya.
Kini Lindsey Scott sudah melepaskan karirnya di bidang modeling dan fokus pada pekerjaan barunya sebagai seorang freelancer iOS Software Engineering. Lindsey juga mulai mengasah bakatnya dalam bidang akting.
Gimana, Girls? Keren juga ya Lindsey Scott ini. Semoga dengan pekerjaan barunya, dia bisa membuktikan pada dunia bahwa talenta itu bisa datang dan diasah pada gender apa saja.
Baca Juga
Tag
Terkini
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari