Dewiku.com - Renjun NCT Dream belum lama ini mendapatkan sebuah pertanyaan yang terlalu menarik untuk dilewatkan. Dia dimintai tips tentang cara mengatasi rambut rontok.
Dalam siaran langsung beberapa waktu lalu, seorang NCTzen bertanya bagaimana caranya mengatasi rambut rontok akibat bekerja hingga larut malam.
Dia pun tertawa karena tidak menyangka bakal mendapatkan pertanyaan seperti itu.
"Kenapa kamu menanyakan itu padaku? Aku tidak tahu. Aku tidak mengalami rambut rontok," kata dia sambil tertawa, dikutip dari Koreaboo.
Walaupun begitu, pada akhirnya dia mencoba menanggapi pertanyaan tersebut dengan lebih serius.
Renjun NCT Dream berkata kepada penggemarnya agar tak terlalu mencemaskannya. Pasalnya, hal tersebut malah bisa berdampak semakin buruk.
"Semakin banyak kamu memikirkannya, kondisinya akan semakin parah. Ini seperti sebuah efek psikologis," ujar dia.
Renjun NCT Dream melanjutkannya dengan saran sederhana lainnya. Dia bilang, jika terjaga hingga larut malam menyebabkan rambut rontok, hal yang harus diterapkan pertama kali untuk mengatasi masalah tersebut tentu adalah berhenti melakukannya.
"Jangan terjaga sepanjang malam. Itu simpel," tuturnya.
Meski demikian, Renjun NCT Dream memahami jika sebagian orang mungkin kesulitan untuk tidur lebih awal setiap malam. Jadi, dia menyarankan untuk mencoba pergi tidur kapanpun tubuh memberi sinyal kelelahan.
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?