Dewiku.com - Sejak mewabahnya virus corona atau Covid-19 di lebih dari 130 negara di dunia, masyarakat dianjurkan lebih rutin dan teliti mencuci tangan. Cara itu diyakini dapat mencegah penularan virus yang bisa menginfeksi lewat kontak langsung.
Namun, bagaimana dengan kuku kita? Dilansir dari Metro.co.uk, seorang perawat telah memperingatkan bahwa kuku panjang bisa menjadi salah satu penyebab virus corona cepat tersebut. Ini karena kuku panjang dapat menampung kuman, bakteri, dan bahkan virus di bawahnya.
Petugas kesehatan Australia menulis cara terbaik menghindarinya ialah menjaga kuku tetap pendek. Untuk menguji apakah kuku kamu cukup pendek, kamu dapat menekan ujung jari hingga menyentuh kulit.
Jika bisa merasakan kuku tetapi bukan daging jari, kuku itu terlalu panjang sehingga perlu segera dipotong.
"Di antara semua instruksi mencuci tangan dan saran lagu yang menyenangkan selama 20 detik, saya belum melihat ada yang memperhatikan bahwa mencuci tangan Anda dengan benar jika kuku Anda panjang," ujarnya dalam akun faccebook.
Hal itu juga bisa semakin parah kalau kamu mempunyai kebiasaan mengigit kuku secara teratur. Banyak dari kita telah menggunakan sanitiser tangan sekarang tapi perawat memperingatkan bahwa ini saja tidak akan berhasil untuk kuku panjang.
Jika punya kuku panjang atau kuku palsu pada saat ini, hal terbaik adalah memotong atau melepasnya karena tidak mungkin kamu menggunakan sikat kuku setiap kali mencuci tangan.
"Kalau Anda tak bisa menggosok ujung jari Anda pada telapak tangan yang lain, maka tangan Anda tidak benar-benar bersih setelah Anda mencucinya, tak peduli berapa lama Anda menyabuni. Tolong, selama keadaan darurat global ini, jaga agar kuku Anda pendek," ujarnya menambahkan.
Banyak orang lalu menanggapi dan mengatakan bahwa menjaga kuku adalah praktik standar bagi para profesional medis yang ada di sekitar bakteri lebih dari yang lain.
Para pengguna Facebook juga membagikan tips lain yang mengatakan bahwa ada kuman di cat kuku juga dan menyarankan semua orang untuk menjaga kuku mereka tetap pendek dan bersih. (*Bimo Aria Fundrika)
Baca Juga
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?