Dewiku.com - Penggunaan skincare secara tepat memang menjadi kunci penting dalam upaya menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Meski begitu, kamu tidak harus melakukan begitu banyak jenis perawatan demi mendapat kulit sehat.
Dokter spesialis dermatologi venerologi dan estetika, dr. Dia Febrina, Sp.KK mengatakan, skincare yang wajib digunakan pada dasarnya cuma tiga, yakni untuk pembersihan (cleansing), melembapkan (moisturizing), dan melindungi (protecting). Konsep ini dikenal dengan sebutan skin minimalism.
Tiga tahap yang telah disebutkan dinilai sudah cukup untuk melindungi kulit, baik pada laki-laki maupun perempuan. Karena produk skincare yang dipakai juga sedikit, rutinitas perawatan kulit juga jadi tidak terlalu memakan banyak waktu.
"Sebenarnya skincare itu hanya menggunakan produk yang dibutuhkan oleh kulit. Semakin banyak yang digunakan, juga nggak bagus untuk kulit," ungkap dr. Dia, dikutip dari Suara.com.
Tiga tahapan tersebut juga dinilai cukup karena sudah sesuai dengan kebutuhan kulit. Cleansing berfokus pada upaya membersihkan berbagai noda yang ada pada kulit. Sementara, moisturizing untuk melembapkan kulit agar tidak kering.
Selanjutnya, penggunaan skincare protecting yakni sunscreen berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar matahari atau blue light yang bisa berdampak bahaya.
Walau begitu, tak dipungkiri banyak orang kerap alami masalah seperti jerawat, kulit berminyak, dan lainnya. Jika hal tersebut terjadi, menurut dr.Dia, bisa menggunakan tambahan skincare yang keempat, yakni correction.
Penggunaannya tentu tetap haru sdisesuaikan dengan masalah kulit yang dialami. Jika sembarangan pakai, padahal tidak sesuai dengan kondis kulit, hasilnya juga tidak bagus.
"Jika ada concern atau permasalahan kulit yang ingin diperbaiki, bisa menggunakan skincare correction, tergantung permasalahan kulitnya. Misalnya, kulitnya berjerawat, maka dia membutuhkan kandungan yang ada niacinamide dan lainnya," terang sang dokter.
Dipaparkan pula selain terlalu banyak jenis yang dipakai, tak sedikit orang yang sering gonta-ganti produk. Terkait hal tersebut, dr. Dia menyarankan untuk melihat kecocokan terhadap skincare yang dipakai.
Baca Juga
-
Serunya Brave Beauty Summit Pertama di Qatar, Hadirkan Perempuan Progressive Inspiring
-
Beras Merah dan Putih Ternyata Lebih Baik Tidak Usah Dicampur, Ini Alasannya
-
Rekomendasi 5 Parfum Lokal Wanginya Tahan Lama, Harga di Bawah Rp200 Ribu
-
7 Perawatan Rambut Bercabang, Pilih Produk yang Tepat hingga Perbaiki Asupan Nutrisi
-
6 Tips Rambut Lebat dan Tumbuh Panjang Lebih Cepat, Pola Makan Juga Berpengaruh
Dia menjelaskan, "Biasanya akan adaptasi. Nanti muncul jerawat-jerawat dari pori-pori, tapi setelah itu jadi membaik. Tapi kalau tidak cocok, biasanya akan kemerahan, gatal, dan masalah lainnya sehingga harus diganti."
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?