Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat memilih produk skincare. Salah satunya, tentu saja mesti cermat soal kandungan yang ada di dalam produk tersebut.
Berdasarkan penelitian Beauty Trends Report dari Jakpat (2023), sebanyak 97% pengguna skincare di Indonesia memerhatikan formulasi bahan aktif sebelum membeli produk kecantikan.
Hanya saja, banyak perempuan yang kemudian merasa dihadapkan pada dilema antara popularitas bahan sintetis dan potensi yang mungkin belum sepenuhnya diungkap dari bahan alami.
Selama ini, bahan sintetis kerap dianggap sebagai solusi efektif mencerahkan kulit. Padahal, bahan alami seperti mutiara, kunyit, bengkoang, dan bunga sakura nyatanya juga punya manfaat yang tak kalah unggul.
Baca Juga
Memakai bahan alami sebagai pondasi utama dalam produknya, Citra ingin membuktikan potensi luar biasa dari kandungan bahan alami untuk merawat kecantikan kulit natural perempuan di Indonesia.
Dr. Yessica Tania, dokter estetika dan juga skinfluencer mengungkapkan bahwa bahan alami mempunyai keunggulan sendiri dengan efektivitas yang tak kalah dari bahan sintesis.
"Hal ini memudahkan perempuan Indonesia untuk memiliki kulit yang cantik natural tanpa harus mengorbankan efektivitas, dan bahan alami juga dapat menjadi pilihan yang tidak kalah baiknya untuk merawat kulit," ujar dia, dilansir dari Suara.com.
Ahli botani Prof. Marina Silalahi kemudian menyebut keunggulan bahan alami sebagai hal yang seringkali tak disadari orang-orang.
"Kandungan-kandungan berharga pada tanaman tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, namun juga memberikan dukungan kesehatan kulit yang luar biasa. Terutama, tanaman mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin E, kolagen, probiotik, dan antioksidan, yang memiliki dampak positif pada kesehatan kulit," tandasnya.
Terkini
- Ide Merayakan Valentine Bersama Orang Terkasih, Dinner Romantis Bisa Jadi Pilihan
- Tagar #KaburAjaDulu, Ketika Anak Muda Angkat Tangan pada Realita
- Fenomana Glass Ceiling: Mengapa Perempuan Sulit Jadi Pemimpin di Dunia Kerja?
- Takut Ketinggalan Momen? Begini Cara Mengelola FOMO dengan Sehat!
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender