Dewiku.com - Punya banyak teman tentu jadi hal yang menyenangkan, apalagi kalau keseruan dan kebahagiaan bisa tercipta saat berkumpul bersama mereka. Tapi ibarat makanan, teman bisa memberi dampak baik maupun buruk. Nah, maka dari itu kita harus berhati-hati dalam memilih teman. Dilansir dari Huffingtonpost.com, berikut 8 tipe teman yang sebaiknya dihindari menurut pakar psikologi.
1. Teman yang mengidap Debbie Downer
Debbie downer adalah salah satu karakter dalam acara Saturday Night Live yang selalu membawa topik negatif. Apapun kabar baik yang manimpamu, karakter ini akan mengeluarkan komentar-komentar negatif, seperti nggak rela kalau kamu bahagia.
2. Menyalahkan orang lain
Mirip dengan Debbie Downer. Tipe seperti ini mencoba menyerang, melemahkan, atau mempertanyakan persepsi seseorang tentang suatu hal dan membuatnya meragukan diri sendiri. Contohnya, ia akan langsung berbohong dan menyangkal walau sudah ada bukti kuat.
3. Memanfaatkan
Tipe ini hanya akan menguras waktu, tenaga dan persaan yang ada dalam diri kita. Mereka bisa menjadi orang yang disukai semua orang agar bisa mendapatkan apa yang ia mau.
4. Disfungsional
Difungsional memiliki pengertian sebagai teman yang sering memanfaatkan sekaligus nggak menghormati. Contohnya seperti ketika ia meminjam uang, tapi menyepelekan waktu pengembalian atau malah marah-marah saat kamu menagihnya.
5. Takut kehilangan
Baca Juga
Rasa posesif nggak cuma ada di pasangan, tapi ada juga di hubungan pertemanan. Jangan ragu untuk mundur jika hubungan pertemananmu nggak timbal balik dan hanya jadi beban.
6. Perhitungan
Tipe teman yang selalu mengukur segala sesuatu dengan angka dan mengingatnya terus. Biasanya sifat mereka nggak tulus.
7. Sering mengkritik
Tentu kita butuh kritik untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Tapi beda cerita kalau yang dikatakan temanmu terus menerus adalah kritik yang menjatuhkan. Bisa-bisa nanti kamu dilanda rasa rendah diri. Lebih baik kasih jarak cukup jauh untuk tipe macam ini.
8. Latar belakang buruk
Mempunyai teman yang punya track record buruk seperti tindakan kriminal dan masalah lainnya sangatlah beresiko dan lebih baik dihindari. Meski sudah berjanji akan berubah, pasti bukan hal yang mudah dan memakan waktu yang lama.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?