Dewiku.com - Memakai sepasang high heels cantik tampak jadi pilihan bagus untuk tampilan kaki lebih jenjang dan tinggi. Tapi kalau kamu adalah salah satu cewek yang memilih pakai high heels setiap hari, baiknya pikirkan lagi. Sebab, hal itu dapat benar-benar merusak struktur kaki.
''Sepatu hak tinggi menyebabkan banyak masalah bagi pemakainya, nggak hanya di kaki, tetapi juga di pergelangan kaki, lutut, dan bahkan punggung,'' kata ahli penyakit kaki, Dr. Julie Schottenstein seperti yang dilansir dari SheKnows.
''Tumit menyebabkan berat badan dipindahkan ke bola kaki, yang menyebabkan peningkatan rasa sakit di area ini, yang disebut metatarsalgia,'' lanjutnya.
Kabar buruknya nggak berhenti sampai di situ. Dr. Julie Schottenstein juga menjelaskan bahwa menaruh berat badan pada bola kaki dapat menyebabkan syaraf terjepit (neuromas) dan fraktur stres.
Hal ini juga menyebabkan lutut dan pinggul bergeser ke depan. Selain itu, high heels juga dapat menekan tumit yang bisa menyebabkan hammertoes, yakni kondisi kelainan bentuk jari kaki akibat ketidakseimbangan pada otot, urat, atau ligamen yang berfungsi menahan jari serta kuku kaki yang tumbuh ke dalam.
Kondisi itu bahkan bisa lebih buruk ketika mengenakan sepatu hak tinggi dalam jangka waktu lama.
''Penggunaan sepatu hak tinggi jangka panjang juga dapat menyebabkan pemendekan tendon Achilles dan otot-otot yang menyebabkan nyeri otot, kejang dan kram kaki setelah memakai sepatu,'' Dr. Julie Schottenstein menjelaskan.
Dengan pemendekan tendon Achilles, potensi cedera kaki akan lebih besar meskipun saat mengenakan sepatu datar, misaalnya ketika berolahraga atau hanya sekadar jalan-jalan.
Meski punya segudang dampak buruk, bukan berarti sama sekali harus menghindari high heels. Dr. Julie Schottenstein mengatakan saat akan membeli heels atau wedges, pilih yang tingginya kurang lebih 2 cm saja dan punya ruang cukup untuk jari kaki agar leluasa bergerak.
Selain itu, bantalan di area depan kaki juga perlu dipilih yang empuk dan nyaman guna mencegah rasa sakit.
Baca Juga
Namun jika terpaksa harus memakai heels yang lebih tinggi dari itu, kuncinya adalah frekuensi waktu memakainya. Usahakan untuk melepaskan kaki dari belenggu high heels tiap tiga jam atau kurang dan biarkan rileks sejenak. Hal itu akan sangat membantu.
Selamat mencoba!
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?