Dewiku.com - Baru-baru ini Hamdia Ahmed mengalami kejadian tak mengenakkan. Ia diusir dari gerai Dunkin' Donuts di Amerika karena mengobrol memakai bahasa dan aksen Somalia.
Hamdia Ahmed mulai dikenal saat ia menjadi model berhijab kedua setelah Halima Aden yang melenggang di panggung Milan Fashion Week. Tak hanya berhijab, ia juga berkulit hitam dan keturunan Somalia, persis seperti Halima Aden.
Melalui akun Twitter pribadi, Hamdia Ahmed menceritakan insiden di Dunkin' Donuts berikut video yang merekam percakapannya.
''Today my family and I want @dunkindonuts. Before we even place our through the drive thru, we were told to leave for speaking in our native language. We were called a bitch,'' tulisnya.
Dalam video tersebut, terdengar Hamdia Ahmed menjawab sang kasir Dunkin' Donuts, ''Anda memperlakukan saya seperti itu, hanya karena saya berbicara dengan bahasa yang berbeda dengan Anda?''.
Setelah itu, bukannya menanggapi secara baik-baik, sang pelayan malah meminta Hamdia Ahmed untuk keluar dari gerai tersebut.
Tweet dan video Hamdia Ahmed itu pun tersebar resta mendapat respon yang ramai di Twitter. Ada lebih dari 1.600 pengguna Twitter yang membalas dan membicarakan apa yang Hamdia Ahmed alami.
Setelah viral, akhirnya pihak Dunkin' Donuts pun melayangkan permintaan maaf kepada Hamdia Ahmed. Pihak manajemen gerai donat tersebut berjanji akan melakukan pelatihan yang lebih baik untuk para stafnya.
''Proud of myself for speaking up,'' cuit Hamdia Ahmed di Twitter setelah mengabarkan permintaan maaf tersebut. Ia juga memposting tulisan panjang di akun pribadi Instagramnya @hamdia_ahmed dengan caption berisikan ungkapan terterima kasih untuk semua orang yang mendukungnya.
Ia juga berharap orang-orang yang mendukungnya itu jangan pernah diam dalam memperjuangkan keadilan. Hamdia Ahmed mengajak untuk membuat dunia ini menjadi tempat lebih baik bagi semua orang.
Baca Juga
Ternyata ini bukan kali pertama Hamdia Ahmed mengalami insiden tak mengenakkan. Pada September lalu, ia juga sempat 'ditertawakan' saat meminta pelayan Starbuck untuk mengecek kandungan alkohol di dalam minumannya.
Menjadi minoritas di suatu negara memang rentan diskriminasi dan mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Namun, suara Hamdia Ahmed sebagai minoritas kini lebih didengar setelah prestasinya di dunia modeling terus meningkat.
Tag
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian