Dewiku.com - Berbagi pengalaman dalam akun media sosial adalah hal yang lumrah dilakukan belakangan ini, begitu juga dengan Nur Sahana. Belum lama ini, Nur Sahana memposting pengalamannya menjadi korban pelecehan seksual dalam sebuah moda transportasi umum di Kuala Lumpur, Malaysia.
Nur mengunggah kisahnya dalam sebuah grup Facebook, lengkap dengan lampiran foto, bagaimana pelaku melancarkan aksinya pada penumpang lain. Meskipun peristiwa ini sudah terjadi seminggu yang lalu, namun masih saja ramai dibicarakan hingga sekarang.
Nur berkisah jika kereta saat itu dalam kondisi lengang, namun dia merasakan ada orang lain yang merapat di belakangnya. Karena merasa risih dan nggak nyaman, Nur memutuskan untuk meninggalkan lokasi tersebut dan memilih untuk duduk di kursi penumpang.
Rupanya kecurigaan Nur benar, pria yang berdiri rapat di belakangnya tadi melakukan hal yang sama pada penumpang lain. Nggak mau kehilangan momen, maka Nur dengan sigap memotret kejadian tersebut.
Nur Sahana kemudian mengunggah foto itu di grup Facebook lengkap dengan kronologi peristiwanya. Dalam postingan tersebut, Nur juga sudah menuliskan jika pengalamannya sudah dilaporkan pada pihak yang bertanggung jawab.
Namun ada yang aneh dengan tanggapan netizen.
Mereka justru gagal fokus pada sosok penumpang yang ada dalam foto Nur Sahana. Hanya karena penumpang itu tidak terlihat berontak, lalu mereka kemudian mencibir dan berkata jika penumpangnya menikmati pelecehan tersebut.
Dalam kolom komentar, ada banyak kata-kata yang merendahkan korban pelecehan tersebut. Anehnya, aksi bullying ini kebanyakan justru datang dari kaum hawa yang notabene satu gender dengan korban pelecehan seksual.
Hal ini tentu saja disayangkan. Bagaimana bisa korban justru malah disudutkan.
Girls, sikap seperti ini sebaiknya tidak ditiru, ya. Menuduh tanpa alasan bukanlah hal yang baik. Seperti contoh kasus korban pelecehan seksual ini, ketika dia terlihat diam, bukan berarti dia menikmatinya. Bisa saja dia sedang mencari posisi aman dan takut akan diserang oleh pelaku kejahatan.
Baca Juga
Sebaiknya berikan komentar positif dan rangkul korban agar merasa lebih percaya diri, bukan justru menjadikannya sebagai bahan cibiran.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?