Dewiku.com - Nama Taylor Hill mungkin sudah tak asing lagi di dunia modelling. Dia adalah model terkenal sekaligus salah satu Victoria's Secret Angels. Siapa yang menyangka kalau dulu dia salah seorang korban bullying atau perundungan.
Taylor Hill sudah bergabung di perusahaan lingerie bergengsi ini sejak tahun 2015. Tahun ini, dia berhasil membuktikan eksistensinya sebagai model. Ia terpilih sebagai model pembuka Victoria's Secret Fashion Show 2018.
Jutaan orang di dunia selalu menanti-nanti siapa saja yang jadi model pembuka Victoria's Secret Fashion Show. Taylor Hill pun mengungkapkan perasaan bahagia dan bangganya melalui unggahan foto di Instagram pribadinya.
Ia mengaku tak pernah menyangka bakal mendapatkan kesempatan berharga tersebut tahun ini.
Di balik kesuksesannya sekarang, Taylor Hill ternyata ternyata memiliki masa remaja yang tidak menyenangkan. Dia pernah menjadi korban bullying atau perundungan saat di sekolah.
Dia dianggap berbeda dan aneh. Dia jadi bahan olok-olokan karena mempunyai tinggi badan di atas rata-rata anak sebayanya saat itu.
Dilansir dari laman Cosmopolitan, Taylor Hill juga mengatakan jika dulu dirinya kerap tak dipedulikan teman-teman sekolahnya. Mereka bahkan tidak menyadari eksistensi Taylor Hill di sekolah.
Lelucon dan komentar negatif tentang tinggi dan berat badan membuat Taylor Hill tak sanggup bertahan menghadapinya setiap hari. Dia lalu memutuskan untuk keluar dari sekolahnya yang berada di kawasan Colorado.
Setelah keluar dari sekolahnya, ia bergabung dengan agensi model IMG. Saat itu usianya masih 14 tahun. Perkenalannya dengan dunia model pun terjadi tanpa direncana.
Kala itu ia sedang berkuda dan seorang fotografer memotretnya. Tak disangka, kecantikannya membuat agensi model tertarik merekrut Taylor Hill.
Baca Juga
Taylor Hill bangkit dan sukses menjadi seorang model bertubuh seksi dan sehat. Meski begitu, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras luar biasa dan tanpa henti untuk mencapainya.
Kini, wanita berusia 22 tahun dengan tinggi 175 cm ini telah sukses menunjukkan potensi dirinya. Dia membuktikan kepada semua yang pernah merundungnya di masa lalu bahwa hal yang dianggap sebagai kekurangan justru bisa menjadi kelebihan bagi seseorang.
Sebagai mantan korban bullying, Taylor Hill ingin mengatakan pada dunia bahwa perundungan ada untuk dilawan, bukan untuk dibiarkan begitu saja.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?