Dewiku.com - Seorang pengusaha wanita berusia 22 tahun belakangan ini memicu kehebohan di Twitter setelah mengaku menghasilkan hingga USD 30.000 atau Rp 430 jutaan dari bisnis onlinenya yang menjual tas dari Cina.
Dilansir dari Next Shark, wanita tersebut menjalankan bisnis dari apartemennya di kota New York, Amerika Serikat.
Pengusaha wanita yang tidak diketahui namanya itu mengungkapkan kisahnya dalam ''Money Diaries'' Refinery29, sebuah seri yang mengikuti kebiasaan belanja berbagai wanita pekerja dalam seminggu.
Menurut pengusaha itu, ia mendapat penghasilan antara Rp 4,3 miliar dan Rp 5,1 Miliar per tahun. Namun, ia menghasilkan lebih dari Rp 8,6 miliar untuk pendapatan tahun ini.
''Orang tua saya dengan murah hati membiayai kuliah saya,'' katanya pada Refinery29 seperti yang dikutip Next Shark. ''Aku akan lulus tahun depan, dan aku akan menanggung semua biaya,'' lanjutnya.
Bagaimana pengusaha wanita ini benar-benar mencapai keuntungannya yang besar sendiri tidak dijelaskan secara detail.
Namun dia mengklaim sebagai perancang tas tangan yang barang-barangnya diproduksi di Cina dan dikirim ke seluruh dunia dari Hong Kong.
''Saya menghabiskan pagi dengan menjawab email, melakukan brainstorming desain baru dan berkoordinasi dengan fulfillment center (vendor yang mengurusi pesanan dari penjual online, e-commerce dan toko),'' katanya pada pukul 7 pagi pada hari kedua.
''Saat ini, barang saya diproduksi di Cina dan dikirim ke seluruh dunia dari pusat di Hong Kong,'' lanjutnya.
''Saya beralih ke pemenuhan lebih lokal (dan pengiriman lebih cepat untuk pelanggan saya) dengan membagi inventaris antara pusat pemenuhan. Ini sedikit tindakan yang berisiko, tetapi saya tahu itu adalah langkah penting untuk meningkatkan bisnis saya,'' ujarnya kembali.
Baca Juga
Meski mempunyai pendapatan yang begitu besar, wanita ini mengaku tiap bulan bisa menabung hingga Rp 28 jutaan untuk dana pensiunnya nanti.
''Saya mentransfer uang dari rekening giro saya ke tabungan setiap hari, jadi saya tidak pernah merasa terlalu boros dan tanpa sengaja membeli tas Chanel. Saya baru-baru ini membuka akun pialang, dan sedang mencari rekening pensiun individu, tetapi masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut,'' ungkapnya.
Kisah wirausahawan wanita dengan pendapatan fantastis ini telah mengundang beragam rekasi di kalangan netizen Twitter. Banyak yang memiliki pertanyaan dan spekulasi sendiri.
''Sungguh cerita palsu. Itu tidak semudah ini. Anda harus LANGSUNG terjun di internet. Following, unfollowing, posting, memiliki beberapa akun. ANDA harus memiliki produk. Tidak ada satu atau 10 desain tas akan menghasilkan volume penjualan semacam ini tanpa merek yang sudah kita ketahui,'' ujar salah satu netizen.
Meski begitu, ada juga yang memuji pencapaiannya yang tak terbatas karena mengandalkan internet.
Bagaimana? Apakah kamu percaya dengan kisah di atas?
Terkini
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?