Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu seandainya terjepit di wahana permainan? Takut atau justru malu? Mendadak berpikir butuh diet dan menurunkan berat badan?
Perasaan campur aduk itulah yang dialami ibu dua anak asal Inggris ini. Mandee Hall merupakan seorang penasihat SDM dari Oswaldtwistle, Lancs. Dia pernah terjebak dalam perjalanan Galactica. Saat melihat foto dirinya yang jelas-jelas tidak menarik, ia sadar untuk segera mengatasi masalah berat badannya.
''Foto yang diambil oleh saudaraku adalah Boxing Day pada 2013. Pada tahun itu aku mengajak anak-anak berlibur, berusaha menunggang kuda di Skegness dan katanya aku terlalu berat untuk berkuda,'' ujar dia, dikutip dari The Sun.
''Adikku mengambil foto keluarga pada saat itu, dan setelah melihatnya, aku memutuskan bahwa aku mesti melakukan sesuatu mengenai berat badanku.''
Baca Juga
''Aku juga pernah ke Alton Towers bersama anak-anak dan berjuang untuk naik salah satu wahana permainan dan aku benar-benar takut,'' kata dia lagi.
''Aku terjepit dalam wahana dan membencinya sepanjang wahana itu berjalan karena aku berpikir bagaimana aku akan keluar, apakah aku akan terjebak?'' tutur Mandee.
Dihadapkan dengan membesarkan dua anak yang masih kecil, Mandee sering memilih untuk menyantap makanan cepat saji. Namun, setelah insiden terjepit di wahana permainan, ia memutuskan untuk bergabung dengan Slimming World dan berhasil menurunkan berat badan dalam waktu 15 bulan.
Semenjak berat badannya turun, Mandee kembali ke Alton Towers. Dia kemudian mengaku punya begitu banyak ruang sehingga merasa seolah-olah akan jatuh dari wahana.
Perjuangan menurunkan berat badan juga menyebabkan bertemu dengan rekannya yang sekarang, Linny Craig, pelatih pribadi di gym lokal.
Tekadnya untuk diet bahkan membuat kedua anaknya, Charlie dan Hermione ikut serta dalam menyiapkan makanan, memasak, dan berolahraga.
''Bergabung dengan Slimming World mengubah hubunganku dengan makanan dan menunjukkan kepadaku bagaimana pertukaran sederhana dapat membuat perubahan besar,'' ungkap dia. (Himedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)
Terkini
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender
- Damkar Dipanggil, Polisi Ditinggal: Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar?
- Tantangan dan Realitas Jurnalis Perempuan di Indonesia: Menyingkap Kesenjangan di Ruang Redaksi
- Memahami dan Merawat Inner Child: Kunci untuk Menyembuhkan Luka yang Tak Terlihat
- Working Holiday Visa Australia: Tiket Emas untuk Kerja dan Hidup di Luar Negeri