Dewiku.com - Suzana Manaf adalah seorang hijabers cantik yang menjadi istri pembalap Moto GP Malaysia, Hafizh Syahrin. Sosoknya berhasil mencuri perhatian sejak pernikahan mereka pada tahun 2017.
Seperti yang kita ketahui, sedikit wanita berhijab yang terlihat di sirkuit balap motor sekelas Moto HP. Jadi kehadiran Suzana Manaf yang cukup sering mendampingi suaminya ini memikat perhatian.
Hal tersebut membuat nama Suzana Manaf jadi semakin terkenal. Ia pun sering disebut sebagai Umbrella Girl Berhijab.
Sebelum memutuskan untuk menikah dengan Hafizh Syahrin, Suzana Manaf dikenal sebagai seorang selebgram di Malaysia. Ia juga dikenal sebagai model busana muslim.
Wanita 24 tahun ini punya paras yang sangat cantik. Ia masuk ke dalam jajaran WAGs paling mencuri perhatian se-Asia versi Fox Sports pada Januari 2018.
Cukup aktif di media sosial khususnya Instagram, Suzana Munaf kerap membagikan momen dan gaya berpakaian yang stylish banget dengan hijabnya.
Sudah mempunyai kurang lebih 151 ribu followers di Instagram. Tentu sudah banyak orang yang terinspirasi dengan unggahan Suzana Munaf.
Biasanya hijab yang dipakai oleh Suzana Munaf adalah shawl atau pashmina. Hijab seperti ini memang kerap dipakai wanita Malaysia. Suzana Munaf pun memakainya dengan gaya yang cukup simpel.
Kalau menurut kamu gimana nih tentang sosok hijabers cantik istri pembalap Moto GP satu ini?
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?