Dewiku.com - Fungsi media sosial atau medsos dewasa ini bukan lagi sebatas sarana hiburan. Media sosial kian berkembang menajadi sarana untuk memperluas jaringan, alat promosi, menemukan informasi terkini, hingga menjadi alat untuk menunjukkan citra si pemilik akun. Hal itu rupanya disadari benar oleh Zaskia Adya Mecca.
Menurutnya, tak heran bila saat ini para perekrut karyawan di berbagai perusahaan mulai menjadikan akun media sosial ebagai salah satu pertimbangan untuk menilai calon karyawannya. Tren tersebut juga pernah disebut oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri.
Menteri Hanif pernah mengatakan, ke depannya akun medsos akan menjadi tren penilaian bagi perusahaan saat akan menerima karyawan. Oleh karen itu jika media sosial kita tidak benar, itu bisa mengganggu perjalanan karier.
Sepakat dengan Menteri Hanif, artis sekaligus pengusaha, Zaskia Adya Mecca, mengaku dirinya telah memakai cara itu untuk menyeleksi calon karyawan bagi beberapa lini bisnis yang ia dirikan.
Melalui akun Instagram, Zaskia Adya Mecca berbagi cerita dan pengalamannya.
''Tau nggak, saya juga melakukan ini ke semua team saya dari anak magang sampe karyawan tetap, because we are what we post. Ibaratnya mau ada orang kerja yang kita beneran nggak tau pribadinya seperti apa, tapi jadi bisa tau dari postingan, caption, komen-komennya. Setidaknya sudah bisa mencerminkan karakternya orang tersebut,'' tulis Zaskia belum lama ini.
''Big no no buat yang suka spread negativity, curhat yang tak seharusnya atau sindir-sindiran, apalagi baper lalu pos di medsos. Karena ada kemungkinan ke depannya orang tersebut curhat soal kerjaan di medsos, yang mana harusnya jadi rahasia perusahaan, dia selow aja berbagi,'' lanjut ibu lima anak itu.
''Buat yang baper, suka sindir-sindiran di caption atau ig story? Pernah banget kejadian, ku ajak bicara tapi dia menyangkal bilang nggak kenapa-kenapa, lalu dia posting lagi dengan negative vibe dan langsung aku udahin orangnya karna nggak sehat buat team kerja di kantor,'' tambah Zaskia Adya Mecca.
''Kalau di kehidupan nyata ketemuan biasa aja seolah semua baik, tapi di ig story dan caption nyindir lalu nulis semua kekesalannya? atulah masalah nggak selesai tapi mencoba narik simpati orang yang nggak tau apa-apa,'' sambung dia.
Zaskia menambahkan, setiap perusahaan punya kebijakan masing-masing. HRD di beberapa perusahaan juga banyak yang mengakui bahwa mengecek media sosial jadi salah satu cara untuk menyaring karyawan.
Baca Juga
''Jadi, yuuuk mulai bijak dengan medsos karena itu mencerminkan kepribadian kita. Share positif vibe, hal-hal yang bermanfaat, caption yang baik, komen yang menyenangkan. karena apa yang kita berikan akan selalu berbalik ke kita juga. Suka komen baik dan menyenangkan? Kita akan dapet hal serupa. Tapi kalo suka komen nyinyir, negative, pasti akan ketemu dan ditimpalin sama orang yang negatif juga. Masa iya lebih seneng dikelilingin yang negatif?'' pungkas Zaskia Adya Mecca. (Suara.com/Vessy Dwirika Frizona)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?