Dewiku.com - Pada 2016 lalu, dunia Hollywood digemparkan dengan perceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilaporkan Amber Heard atas suaminya, Johnny Depp.
Tuduhan pun didukung dengan bukti foto bekas pukulan serta video Johnny Depp sedang melempar gelas ketika marah. Keduanya kemudian resmi bercerai pada Januari 2017.
Meski begitu, perseteruan keduanya kembali memanas. Sebab di awal Maret 2019, aktor 55 tahun itu balik menuntut Amber Heard atas insiden kekerasan dalam rumah tangga dan pencemaran nama baik.
Sejumlah bukti diajukan ke persidangan dan menunjukkan seolah justru Amber Heard yang melakukan kekerasan terhadap mantan suaminya itu.
Johnny Depp menyertakan beberapa bukti terkait dan menuntut Amber Heard sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp 706 miliar. Dalam tuntutannya, pemeran Jack Sparrow itu memiliki testimoni dari dua polisi, saksi pihak ketiga, dan 87 rekaman kamera pengawas yang baru ia dapatkan.
Dilansir dari Hollywood Life, kerabat Johnny Depp pun ikut buka suara. ''Ia saat ini banyak mendapatkan ucapan cinta dan dukungan dari para fans di Twitter. Akhirnya ia merasa didukung setelah bertahun-tahun terlihat seperti 'orang jahat' dan tidak ada yang percaya akan ceritanya,'' ujarnya.
Sumber itu menegaskan, Johnny Depp sebenarnya tak pernah ingin membuat Amber Heard seolah terpojok dan bersalah. Namun akhirnya ia merasa perlu untuk mengungkapkan kebenaran lewat bukti-bukti yang ada.
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?