Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Banyak orang mengeluh sulit mendapatkan cinta sejati. Namun, sepertinya pria bernama Mathew Whelan merasa kondisi tubuhnya yang dipenuhi tato membuat dia jadi semakin sulit menemukan wanita idaman.
Pria asal Birmingham ini sudah mengganti namanya menjadi King of Inkland King Body Art The Extreme Ink-ite sejak 2008 lalu.
Menurutnya, perempuan masa kini cuma melihat pria dari penampilan luarnya saja. Mereka lebih suka dengan pria ala bintang 'Love Island', reality show populer di Inggris berkonsep pencarian jodoh dengan menggaet pria ganteng bertubuh kekar dan wanita seksi.
Tubuh Mathew yang dipenuhi tato itu rupanya membuat dia tidak dilirik para wanita.
Baca Juga
"Banyak wanita yang tidak mau mendekat karena tato milikku," ungkap dia, dilansir dari LAD Bible.
Walau begitu, bukan berarti dia tidak pernah menjalin kasih sama sekali. Dia pernah kencan dengan banyak wanita saat masih muda. Kini saat usianya segera menginjak 40 tahun, dia berharap bisa memiliki sebuah komitmen dan membangun rumah tangga.
Hubungan cinta terakhirnya kandas dua tahun lalu. King of Inkland King Body Art The Extreme Ink-ite ini belum pernah pacaran serius lagi setelah itu.
"Usiaku hampir 40 tahun sehingga ingin hidup mapan dan berkeluarga. Namun, pada saat yang sama, aku mengerti bahwa penampilanku ini mungkin jadi masalah bagi beberapa orang," ungkap dia.
Pria yang hobi olahraga gulat ini sekarang telah mempunyai sekitar 300 tato di tubuhnya. Dia bahkan nekat menghilangkan puting payudara agar bisa menambah tato lebih banyak.
Terkini
- Tagar #KaburAjaDulu, Ketika Anak Muda Anak Tangan pada Realita
- Fenomana Glass Ceiling: Mengapa Perempuan Sulit Jadi Pemimpin di Dunia Kerja?
- Takut Ketinggalan Momen? Begini Cara Mengelola FOMO dengan Sehat!
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender
- Damkar Dipanggil, Polisi Ditinggal: Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar?