Dewiku.com - Pasangan pengantin yang satu ini sedang jadi bahan omongan di grup Facebook 'That’s It, I’m Wedding Shaming'. Pasalnya, mereka kompak main ponsel dan update status di media sosial ketika mengikat janji suci.
Melansir Mirror, seorang pengguna Facebook yang tak disebutkan namanya mengunggah foto pengantin yang tengah melakukan prosesi pernikahan.
Bukannya menikah dengan khidmat, pasangan pengantin ini malah sibuk memperbarui status. Keduanya terlihat sibuk main ponsel, padahal tamu undangan sedang menyaksikan mereka mengucap janji sehidup semati.
Menurut informasi, pasangan yang diketahui bernama James dan Danielle ini ternyata sibuk mengganti status mereka di Facebook menjadi 'menikah'.
Tentu saja aksi pasangan ini membuat banyak orang geram, termasuk warganet yang mengunggah foto mereka ke Facebook.
"Alih-alih melakukan tradisi ketika upacara pernikahan, Danielle dan James mengubah status Facebook mereka menjadi menikah," tulisnya.
Warganet pun berbondong-bondong mengritik pasangan ini. Ada yang mengatakan mereka norak, ada juga yang sangat menyayangkan kejadian ini.
"Apa yang terjadi? Inilah yang terjadi di dunia. Saya menyerah pada pertemanan media sosial,"komentar seorang warganet.
"Ini tidak lucu sama sekali. Ini konyol," komentar yang lain.
Bagaimana tanggapan kalian tentang pasangan pengantin ini? Apakah ini yang dinamakan menikah demi konten?
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?