Dewiku.com - Diet untuk menurunkan berat badan bukan berarti hanya boleh makan sekali sehari. Bukannya kurus, itu malah bisa mengganggu kesehatan tubuh.
Mengutip Hello Sehat, sebaiknya Anda tetap makan seperti biasa dengan jadwal berikut:
1. Sarapan
Sebuah penelitian tahun 2015 dalam jurnal internasional Obesity menyebutkan konsumsi sarapan tinggi protein pada pukul 6 sampai 9.45 pagi paling ampuh mencegah penumpukan lemak serta munculnya rasa lapar palsu seharian.
Ahli gizi sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat, Jim White, juga sepakat dengan itu. Menurut dia, makan satu jam setelah bangun tidur adalah waktu terbaik. Jangan menunggu sampai jam 10 pagi baru sarapan.
2. Camilan pagi
Ngemil di pagi hari memang tak wajib. Namun, kalau Anda terbiasa sarapan sangat pagi sedangkan jam makan siangnya masih lama, camilan sehat bisa jadi solusi.
Demi memastikan camilan pagi tidak menumpuk jadi lemak, pastikan Anda ngemil 2-4 jam setelah sarapan. Itulah waktu yang dibutuhkan bagi sistem pencernaan untuk mengolah makanan Anda ketika sarapan. Jadi saat Anda ngemil, tubuh memang sudah siap untuk kembali memproses makanan yang masuk.
3. Makan siang
Para peneliti dalam The American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, makan siang lebih cepat terbukti efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan makan siang yang waktunya sudah kesorean.
Baca Juga
Berdasarkan studi lain dalam International Journal of Obesity, disebutkan juga bahwa kita dapat menurunkan berat badan 25% lebih banyak kalau makan sebelum pukul 3 sore.
4. Camilan siang
Seperti camilan pagi, kuncinya adalah 2-4 jam setelah makan berat. Tentu saja Anda juga mesti memilih camilan sehat seperti buah-buahan atau kacang.
5. Makan malam
Usahakan makan malam pukul 5 sore hingga paling lambat pukul 7 malam. Jam makan ini dinilai paling tepat supaya tubuh sudah selesai mencerna makanan dengan sempurna ketika Anda pergi tidur.
Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk membakar kalori dan lemak. Namun kalau Anda makan sebelum tidur, tubuh jadi tak sempat membakar kalori dan lemak karena masih sibuk mencerna makanan.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?