Dewiku.com - Sebuah unggahan langsung viral di Twitter. Pasalnya, ada seorang wanita bangga memamerkan saldo hasil transferan pacar yang ternyata sudah berkeluarga.
"Brl! Seneng banget ditransfer sama pacarku. Dia abis gajian, dia lebih milih ngasih aku daripada istrinya, katanya. Love you mas," ungkapnya.
Unggahan ini muncul di akun Twitter @bahasrl dan dihujat ramai-ramai oleh warganet. Mereka mengaku tak habis pikir, mengapa ada orang yang bangga menerima uang dengan cara tidak benar.
"Istrinya dikasih 2 mobil, 1 apartemen, 2 rumah, 1 villa, uang bulanan 50jt, saham, berlian, AMEX CC dan kamu bangga dengan 15jt? Beli lahan pemakaman San Diego Hill aja cuma bisa semangkuk tanah nder," komentar seorang warganet.
"Kuman macem ini nih yang bikin ijab qabul nggak ada artinya," ucap warganet lain.
"Jadi simpenan suami orang kok banggaa. Hahahaha," tulis warganet lain.
"Mbak bagi ke saya dong, saya lagi miskin. Beramal boleh dong biar balance," imbuh yang lain.
Masih dari postingan yang sama, warganet juga berlomba-lomba mengeluarkan wejangan terbaik mereka agar orang bersangkutan segera sadar.
"Setan keluar dari surga karena kesombongannya, ni anak belum masuk surga, sombongnya minta ampun," tulis salah satu warganet.
"Setan dan Dajjal insecure melihat kelakuanmu," balas warganet lain.
Baca Juga
Bagaimana menurut kalian? Apakah unggahan seperti ini layak dipamerkan di media sosial?
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?