Dewiku.com - Perkara jatuh cinta memang tak selamanya berjalan mudah dan lancar. Ada kalanya, kita pun bingung saat diminta mendefinisikan arti cinta.
Selain itu, cinta merupakan hal yang sulih dimengerti karena bersifat abstrak. Namun, beberapa hal soal cinta ternyata bisa dipahami secara ilmiah.
Melansir dari Your Tango, ada beberapa fakta soal cinta yang ternyata sudah terbukti kebenarannya secara ilmiah.
Berikut beberapa fakta ilmiah tentang cinta yang perlu kamu tahu.
1. Otak kita merespons secara berbeda terhadap cinta dan nafsu
Sains menunjukkan bahwa otak manusia merespons cinta dan nafsu dengan cara berbeda. Otak menunjukkan bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan mendasar bagi seseorang. Selain itu, cinta adalah sesuatu yang bertahan dalam jangka panjang.
2. Tak hanya perasaan, cinta adalah sebuah keputusan yang harus dibuat
Saat jatuh cinta, seseorang cenderung untuk mengikuti ritme dan perasaan pasangan mereka. Mereka juga ingin membuat satu sama lain bahagia.
Namun, cinta juga merupakan sebuah keputusan yang harus dibuat. Ketika kamu mengalami masalah dengan pasangan, kamu harus memilih untuk tetap jatuh cinta padanya atau berjalan menjauh.
3. Kamu dapat meningkatkan kemampuanmu untuk jatuh cinta
Baca Juga
-
Si Pacar Tak Pernah Bilang Cinta? Mungkin Ini 3 Penyebabnya
-
Bukan Cinta, Simak 8 Tanda Kamu Punya Pasangan Obsesif Berikut Ini
-
Waspadai 13 Tanda Ini! Mungkin Pacarmu Sudah Jatuh Cinta pada Sahabatmu
-
Jangan Jadi Selingkuhan Terus, Ini 5 Cara Berhenti Mencintai Suami Orang
-
Terlanjur Sayang tapi Diam-Diam, Ketahui 6 Tanda Dia Jatuh Cinta
-
Pasanganmu Lakukan 4 Hal Ini di Ranjang? Wah, Dia Benar-Benar Jatuh Cinta!
Praktek meditasi belakangan tengah menjadi tren. Tak hanya baik bagi kesehatan mental, meditasi juga bisa meningkatkan kemampuanmu untuk jatuh cinta.
Ini dikarenakan meditasi bisa membantumu untuk mengatasi rasa takut dan marah. Sebaliknya, kamu jadi lebih gampang berempati dan jatuh cinta.
4. Cinta dapat berdampak positif bagi kesehatan fisik
Jatuh cinta dan dicintai bisa membuat seseorang hidup lebih sehat.
Menurut penelitian, mereka yang merasa kesepian dan sendirian jauh lebih rentan terserang penyakit. Sementara, mereka yang berada dalam hubungan romantis cenderung bakal hidup lebih lama.
5. Cinta membuatmu menjadi sosok yang menginspirasi
Rasa cinta juga bisa membuatmu menjadi pribadi yang berempati, peduli, dan penuh kasih sayang.
Tak hanya untuk diri sendiri, kamu pun bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat serupa.
6. Cinta kadang harus dipelajari
Cinta berarti kamu mesti belajar untuk saling percaya dan membuka diri.
Ketika jatuh cinta, otakmu akan mengirimkan sinyal yang bisa membangkitkan respons fight or flight. Respons ini biasanya muncul ketika seseorang berada dalam situasi mengancam.
Inilah mengapa orang yang pernah mengalami trauma akan lebih sulit jatuh cinta. Demi bisa jatuh cinta, seseorang kadang harus belajar untuk bisa menerima diri sendiri dan orang lain terlebih dahulu.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?