Dewiku.com - Kamu punya teman dengan fobia sosial? Gangguan kecemasan sosial alas fobia sosial merupakan ketakutan seseorang pada situasi sosial yang melibatkan interaksi dengan orang lain.
Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari trauma masa lalu yang menyakitkan, faktor genetik, hingga kepribadian. Jika sahabat dekatmu mengalami gangguan ini, apa yang harus dilakukan?
Dilansir dari Live Strong, ada beberapa cara untuk membantu teman dari kecemasan sosial.
Temani mereka
Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kecemasan sosial adalah menemani mereka di setiap masa susahnya. Beri dukungan untuk menemui terapis atau profesional. Tentunya, bantuan terapis bisa menjadi cara efektif untuk membantu mengurangi perasaan cemas.
Bantu temanmu
Menurut neuropsikolog dan profesor di NYC Columbia University Sanam Hafeez, PsyD, ketimbang menyuruh seseorang untuk menghilangkan perasaan cemasnya, lebih baik bantu temanmu saat mengalami kondisi tersebut.
"Membantu adalah cara yang tepat," ungkap dia.
Bantu temanmu jika terlibat dalam kegiatan sosial
Ketika situasi tertentu membuat seseorang kurang nyaman hingga menyebabkan cemas, kamu sebagai teman bisa membantunya dalam kegiatan sosial. Hal ini diungkapkan oleh psikologi klinis Dave Carbonell, PhD.
Baca Juga
-
Demi Balas Dendam, Curhat Wanita Kini Berteman dengan Selingkuhan Pacar
-
Viral Tukang Cukur Ikut Potong hingga Botak, Dukung Teman yang Idap Kanker
-
Viral Kisah Cinta Wanita Dilamar Duda, Ternyata Ayah Sahabatnya Sendiri
-
Akibat Menikah dengan Teman Dekat, Foto Pernikahan Ini Malah Berujung Kocak
-
Egois Banget, 5 Zodiak Ini Tak Ragu Menusuk Teman dari Belakang
-
Perkara Warna Rambut, Wanita Ini Tak Sudi Menghadiri Pernikahan Sahabatnya
"Jika teman Anda sama sekali terbuka dengan ide ini, bantu mereka untuk menemukan cara ketika terlibat dalam acara sosial. Itu akan lebih produktif daripada membantu mereka menghindari kontak dengan orang lain," terang Carbonell.
Jangan menghakimi
Jika teman dekatmu mengalami kecemasan sosial, sebaiknya jangan menghakimi mereka. Cukup datang dan dukung saat kamu ingin membantunya. Jika temanmu punya keputusan untuk pergi karena tidak nyaman, jangan halangi jalannya.
"Biarkan teman Anda tahu bahwa Anda datang untuk mendapatkan dukungan. Dengan kata lain, Anda akan membiarkan mereka membuat keputusan. Dan kalau mereka memutuskan untuk pergi lebih awal, Anda jangan menghalangi," kata Sanam Hafeez. (*Aflaha Rizal Bahtiar)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?