Dewiku.com - Entah disadari atau tidak, kebiasaan makan kerap tidak bisa diubah karena telah berlangsung bertahun-tahun lamanya. Oleh karenanya, menurut pakar makanan Juliet A. Boghossian, kebiasaan makan seseorang juga bisa mencerminkan kepribadian mereka.
Kebiasaan makan disebut merupakan insting dan sangat sulit jika ingin dibuat-buat. Itulah kenapa hal ini bisa dinilai bisa digunakan untuk membaca kepribadian.
Penasaran bagaimana cara makan atau kebiasaan makan dapat mencerminkan kepribadian sesesorang? Coba ikuti tes kepribadian berikut, dilansir dari Bright Side.
Orang yang makannya lambat
Kadang tipe satu ini membuat orang lain kesal, terlebih jika sedang makan bersama-sama di waktu jeda istirahat. Mereka biasanya butuh waktu 2-3 kali lebih lama untuk menghabiskan makanannya.
Orang yang lambat makannya biasanya ingin menikmati setiap momen yang berlangsung. Begitu juga dalam kehidupan, orang dengan kebiasaan makan ini kerap lupa waktu, dan sering kesulitan melakukan pekerjaan atau tugas yang punya batas waktu.
Pemakan cepat
Kebalikan dari si pemakan lambat, orang ini biasanya mampu menghabiskan makanannya dalam waktu 5 menit saja. Bisa dipastikan, dia adalah orang yang multitasking dan tak pernah terlewat deadline saat mengerjakan sesuatu.
Orang ini juga biasanya berjiwa kompetitif dalam segala hal. Hanya saja yang jadi bumerang, ia sering lupa mengurus diri mereka sendiri yang membutuhkan perhatian.
Si pemilih makanan
Baca Juga
-
Gelang Aspri Hotman Paris Dihiasi Nyaris Seribu Berlian, Harganya Fantastis
-
Wanita Ini Ungkap Penyesalan Menikah Muda, Diabaikan Suami yang Lebih Tua
-
Tren Mummy Eyeliner Ini Viral di TikTok, Nyeleneh Tapi Hasilnya Bikin Kagum
-
Nenek 99 Tahun Ini Pede Jadi Model Makeup, Intip Potretnya Berikut Ini
-
Viral Pemilik Olshop Dituduh Kirim Chat Tak Senonoh, Akibat Istilah Unisex
-
Hasil Pencarian Google Bikin Kaget, Wanita Ini Pergoki Pacar Selingkuh
Istilah populernya adalah picky eater. Orang ini tidak bisa makan sembarangan dan mesti makan dengan suasana yang mereka inginkan. Dalam kehidupan nyata, biasanya karakter ini kerap suka berada di zona nyaman dan takut kalau segala sesuatu tidak berjalan dalam kendali mereka.
Mereka juga biasanya cuma mengambil pekerjaan yang biasa dikerjakan sehari-hari. Mereka enggan mengambil risiko apapun. Jadi kesimpulannya, orang ini sangat takut pada kegagalan. (*Dini Afrianti Efendi)
Terkini
- Bermula dari Dapur: Mengurai Benang Kusut Masalah Sampah Nasional dari Rumah
- Tren Kecantikan 2026: Dari Biotech Beauty hingga Skincare Berbasis Sains Kian Digemari
- Perempuan Makin Dominan di Panggung Global, Rising Girls dan Plataran Menteng Dorong Kepemimpinan Berbasis Impact
- Manfaatkan Liburan Singkat, Saatnya Kunjungi Transera Waterpark!
- Jangan Salah Warna! Kenali 3 Jenis Taksi Hong Kong Berdasarkan Rute Tujuan yang Dicari
- Gym + Main Bareng Kucing, Cara Unik Turunkan Stres Usai Olahraga
- Body Care Pertama di Indonesia dengan Bahan Baku Kemangi, Inovasi Baru untuk Kulit Sensitif
- 100 Momfluencer Kumpul di Ramadan, Dari Ngonten Bareng hingga Belajar Finansial
- Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Anak Indonesia yang Siap Ramaikan Lebaran 2026
- Glam Meet Up Elzatta: Koleksi Sarimbit Baru Terinspirasi Perempuan Tangguh