Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Seperti apa hubungan asmara yang sehat? Agar tidak terjebak dalam hubungan tidak sehat, tentu kita perlu memahaminya juga.
Nah, dilansir dari Bright Side via Suara.com, inilah beberapa tanda bahwa kamu menjalani hubungan sehat. Apa saja?
Sering menggunakan 'kita' daripada 'aku'
Penggunaan 'kita' untuk berkomunikasi dengan pasangan menunjukkan bahwa dirimu sebagai orang yang jamak. Sebagian orang mungkin merasa hal tersebut agak aneh, tapi dibutuhkan dua orang untuk menjalin sebuah hubungan, kan?
Baca Juga
-
Rilis Busana Pantai, Jenama Lokal Ini Ingin Perempuan Lebih Percaya Diri
-
Ramalan Zodiak 6 Desember 2021: Gemini Sulit Fokus, Libra Ragu-Ragu
-
Hamil sebelum Menikah, 5 Artis Korea Ini Tetap Dapat Dukungan Penggemar
-
Siap-Siap Harbolnas 12.12, Simak 7 Tips Belanja Online Hemat dan Cerdas
-
Umur Sudah 40an, 5 Seleb Ganteng Ini Masih Betah Sendiri dan Belum Menikah
Menurut psikolog, kebiasaan ini adalah sebuah validasi bahwa kamu dan pasanganmu saling mendukung satu sama lain. Di sisi lain, menggunakan 'kita' atau 'milik kita' adalah tanda sudah terhubung satu sama lain dan tidak terpisahkan.
Saling menghargai sebagai individu
Supaya kamu dan pasanganmu tetap bisa mempertahankan identitas masing-masing, sebaiknya menghormati batasan satu sama lain, bersabar, dan tetap menjaga komunikasi.
Singkatnya, kamu sebaiknya memberikan satu sama lain waktu dan ruang bukan hanya untuk dihabiskan berdua, tapi juga waktu kalian sendiri masing-masing.
Kamu mempertanyakan satu sama lain
Walau tidak setiap saat, kamu tetap bertanya pada pasanganmu tentang apa yang sedang dia lakukan, di mana dia sekarang, atau dengan siapa dia pergi.
Beberapa orang mungkin melihatnya sebagai ikut campur. Namun, ini sebenarnya menunjukkan kepedulianmu dan itu akan membantu memperkuat cinta dan hubunganmu.
Kamu setuju untuk tidak setuju
Konflik dalam hubungan adalah hal wajar, bahkan malah dibutuhkan untuk menjaga kesehatan hubunganmu.
Ketidaksepakatan tentang suatu masalah tertentu menunjukkan bahwa dalam hubungan tersebut ada dua orang yang memiliki pandangan berbeda, tapi masih bisa bersama dan menemukan alasan untuk tetap bersama.
Menurut ahli, kuncinya adalah mendengarkan satu sama lain tanpa menghakimi atau memutuskan sesuatu tanpa kompromi bersama.
Berbicara tentang pengalaman masa lalu
Apakah harus bercerita tentang hubungan masa lalumu? Ya, kamu seharusnya melakukannya, tapi tidak perlu menceritakan semua detailnya.
Jika kamu punya trauma di masa lalu, mungkin inilah seseorang yang berharga untukmu dan bisa mengerti dirimu dengan lebih baik. Ceritalah tentang masa lalu dan bagikan rahasiamu.
Itu tak cuma menunjukan bahwa kamu mempercayai pasanganmu, tapi sekaligus gestur bahwa dia dapat dipercaya dan bisa terbuka kepadamu juga. Ingat, kepercayaan adalah salah satu kunci hubungan sehat.
Kamu menetapkan batasan
Ini juga termasuk cara untuk menunjukan kepada pasanganmu bahwa kalian saling mencintai dan menghargai satu sama lain. Beberapa batasan yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Nama panggilansatu sama lain
- Tingkat kenyamanan ketika melakukan tindakan intim dan afeksi di depan umum
- Privasi dan ruangmu, misal apa saja barang milikmu yang tidak boleh dia sentuh dan apakah dia mengijinkanmu memiliki me time.
- Bagaimana bertindak di sosial media. Misalnya, apakah tidak apa-apa jika kamu mengunggah foto kalian?
Itulah beberapa tanda hubungan asmara sehat yang perlu kamu pahami. Semoga bermanfaat!
Terkini
- Tagar #KaburAjaDulu, Ketika Anak Muda Anak Tangan pada Realita
- Fenomana Glass Ceiling: Mengapa Perempuan Sulit Jadi Pemimpin di Dunia Kerja?
- Takut Ketinggalan Momen? Begini Cara Mengelola FOMO dengan Sehat!
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender
- Damkar Dipanggil, Polisi Ditinggal: Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar?