Selasa, 27 September 2022
Amertiya Saraswati : Jum'at, 22 April 2022 | 15:58 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Dewiku.com - Di zaman sekarang, media sosial TikTok pasti sudah tidak asing lagi. Bukan hanya untuk mengekspresikan diri, TikTok ternyata juga dapat membantu dalam hal bisnis dan menjangkau audiens perempuan.

Dalam rangka merayakan Hari Kartini dan Hari Kreativitas & Inovasi Sedunia, TikTok menyoroti peran penting komunitas perempuan di platform media sosial tersebut.

"Di tengah kemajuan ini, masih ada jarak antara kekuatan perempuan dan pesan pemasaran. Hal ini menjadi peluang bagi brand untuk membangun hubungan dinamis dengan perempuan. Untuk bisa terhubung dengan komunitas perempuan yang beragam, brand perlu melibatkan audiens perempuan melalui pendekatan yang bersifat autentik, inklusif, berempati, empowering, dan menginspirasi," ujar Sitaresti Astarini, Head of Business Marketing TikTok Indonesia.

Pada acara Perayaan Hari Kartini dan Hari Kreativitas Sedunia yang digelar Jumat (22/4/2022), pengusaha perempuan dari brand ASTRO dan Azarine membagikan cerita mereka dalam mengembangkan bisnis lewat TikTok.

Media Gathering "Rayakan Hari Kartini dan Hari Kreativitas Sedunia, TikTok Sorot Peran Penting Komunitas Perempuan di Platform", Jumat (22/04/2022) (Istimewa)

Menurut Jessica Stephanie Jap, Co-Founder dan COO ASTRO Indonesia, dirinya menggunakan TikTok untuk mengunggah konten pemasaran mereka.

ASTRO sendiri adalah platform online yang dapat digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan diantar hanya dalam 15 menit saja.

Dengan mengangkat topik yang bisa memberikan solusi atas tantangan para pengguna perempuan dalam belanja kebutuhan sehari-hari, video pemasaran yang dibuat ASTRO pun berhasil menarik perhatian para pengguna TikTok.

Tidak hanya itu, Jessica Stephanie Jap juga membagikan tips bagi para perempuan yang ingin membangun bisnis lewat TikTok, yaitu untuk bersikap positif, terbuka, dan berani menjadi diri sendiri.

Ilustrasi TikTok. [Solen Feyissa/Pixabay]

Sementara menurut Marcella Vanessa, Chief Marketing Officer Azarine Cosmetics, TikTok bisa digunakan untuk berinteraksi dengan konsumen.

"Setiap rekomendasi dan tips yang dibagikan oleh pengguna TikTok sifatnya orisinil, unik, dan berasal dari review serta pengalaman yang jujur. Di sini kami melihat bagaimana keterlibatan kreativitas komunitas TikTok, khususnya perempuan, sangat berperan dalam membentuk brand love yang akhirnya mendorong penjualan," ujar Marcella Vanessa.

Interaksi dengan pengguna TikTok ini juga dapat dilangsungkan dengan menggunakan Live and Video Shopping Ads di TikTok. Dengan begitu, konsumen bisa menyaksikan ulasan dan melakukan pembelian dalam satu aplikasi.

Sejalan dengan ASTRO, Marcella Vanessa juga menekankan pentingnya untuk menjadi diri sendiri dan percaya diri saat ingin membangun bisnis lewat TikTok. Tak hanya itu, seseorang harus berani untuk memulai bisnis dan terus update dengan tren yang ada.

Di sisi lain, Sitaresti Astarini selaku Head of Business Marketing TikTok Indonesia juga memberikan beberapa tips untuk pelaku usaha perempuan.

Agar lebih dekat dengan audiens perempuan, sebuah brand harus berani bergabung di dialog yang ada di TikTok; tidak takut menyuarakan pendapat; bekerja sama dengan kreator di TikTok; mencoba berbagai format, suara, dan tren yang ada; serta membuat strategi sesuai dengan brand.

BACA SELANJUTNYA

TikTok Hadirkan Peluang Tanpa Batas untuk Brand Kecantikan Lokal