Dewiku.com - Apakah kamu sedang mempertimbangkan untuk mencoba gaya hidup vegan? Tahukah kamu bahwa pola makan ini bisa meningkatkan gairah seksual peermpuan?
Hal tersebut terungkap dalam penelitian Universitas Stanford. Hasilnya terungkap dalam serial dokumenter Netflix berjudul "You Are What You Eat". Studi dilakuakn dengan melacak 22 pasangan kembar identik yang menerapkan kebiasaan makan nabati selama delapan minggu.
Para peserta menjalani berbagai eksperimen ilmiah untuk mengeksplorasi bagaimana makanan tertentu bisa berdampak pada tubuh.
"Penelitian ini tak cuma memberikan cara inovatif untuk menegaskan bahwa pola makan vegan lebih sehat daripada pola makan omnivora konvensional, tetapi penelitian ini juga merupakan hal yang menarik untuk dilakukan," ungkap Christopher Gardern, PhD, dilansir dari Suara.com.
Guna menguji dampak terhadap tingkat libido, dua pasangan kembar, Pam dan Wendy serta Carolyn dan Rosalyn, diminta menonton berbagai video berbeda, sementara peralatan laboratorium digunakan untuk mengukur suhu alat kelamin mereka. Tingkat suhu menjadi penanda level gairah seksual.
Para perempuan mulanya diminta menonton film dokumenter tentang burung untuk menilai pengukuran dasar mereka. Selanjutnya, mereka diminta menonton sejumlah film porno pilihan mereka sendiri.
Eksperimen dilakukan sebelum keempat perempuan tersebut beralih ke pola makan vegan. Percobaan pun diulangi delapan minggu kemudian untuk melihat apakah pola makan nabati berdampak pada dorongan seks.
Ternyata tingkat libido keempat perempuan tersebut melonjak. Gairah Pam meningkat sebesar 371%, Wendy pun diketahui 288% lebih bersemangat setelah menjalani rencana pola makan vegan.
Sementara itu, tingkat gairah Carolyn melonjak 383%, sedangkan Rosalyn 212%. Ilmuwan Stanford tak menerangkan bagaimana tepatnya pola makan vegan bisa meningkatkan gairah secara drastis, tetapi berteori bahwa nutrisi dalam sayuran membantu meningkatkan aliran darah ke alat kelamin.
Masih butuh studi lebih lanjut untuk melihat apakah pola makan vegan punya dampak yang sama terhadap laki-laki. Jika ya, hal ini mungkin mendorong kaum Adam untuk menilai kembali stereotip veganisme. Pasalnya, banyak pria menganggap gaya hidup vegan tidak cukup jantan.
Baca Juga
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?