Dewiku.com - Orang dengan kondisi obesitas tidak butuh asupan gula dalam pola makan sehari-hari. Dengan begitu, cadangan lemak di tubuhnya dapat diproses menjadi gula sebagai sumber energi.
Hal tersebut diungkapkan Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif, Dr.dr.Peter Ian Limas, Sp.B-kbd. Ahli bedah bariatrik ini mengatakan, berdasarkan pengalaman hasil tes urin pasien obesitas yang ditanganinya, banyak ditemukan keton atau zat hasil akhir dari metabolit lemak.
"Pasien-pasien saya kalau diperiksa kencingnya banyak benda atau zat ketonnya namanya, kayak diet keton kalau dicek urinnya banyak benda keton, benda keton itu kan benda atau zat dari pemecahan lipid," ungkapnya, dilansir dari Suara.com.
Itulah mengapa dr.Peter berpendapat, tidak masalah jika pasien obesitas tidak mengonsumsi gula, termasuk karbohidrat sederhana.
Walau begitu, pasien obesitas tidak perlu khawatir lemas atau sakit akibat tidak mendapat asupan gula. Ini karena otomatis tubuh akan berusaha mengatasinya dengan mempercepat metabolisme penggunaan cadangan lemak tubuh sebagai sumber energi.
"No problem, jadi lemak dipecah dengan proses glikogenesis menjadi gula, jadi nggak perlu gula banyak di tubuh kita. Lemak dijadikan gula, gulanya dibakar sebagai energi," ujar dokter yang berpraktik di RS Sumber Waras itu.
Bahkan alih-alih konsumsi sumber makanan yang mudah dipecah menjadi gula, dokter yang kerap mengombinasi tindakan bedah bariatrik dengan program Allurion Gastric Balloon itu lebih menyarankan pasien obesitas cuma konsumsi protein dan serat.
"Apalagi (jatah) makanan tinggal sedikit, makanan itu harus diisi yang dibutuhkan tubuh. Kita harus makan protein, protein, protein dan diharapkan menjadi pemakan protein dan serat, dengan sangat sedikit karbo," ungkapnya.
Bedah bariatrik merupakan prosedur untuk membantu pasien terhindar dari penyakit komplikasi akibat obesitas dan penyakit metabolik lainnya dengan penurunan berat badan. Tindakan ini umumnya dikenal dengan operasi potong lambung sehingga membuat ukuran lambung jadi lebih kecil.
Program Allurion balon lambung atau gastric balloon adalah prosedur penurunan berat badan dengan memasang balon ke dalam organ lambung. Prosedur ini tidak butuh tindakan operasi, tapi cukup mengonsumsi pil yang nantinya mengembang menjadi balon silikon di dalam lambung berisi udara yang aman. Dalam waktu 4 bulan, akan luruh bersama dengan feses atau sisa makanan.
Baca Juga
Bariatrik dan balon lambung sama-sama ampuh untuk mengontrol nafsu makan. Makan sedikit sudah mengenyangkan karena kapasitas lambung jadi lebih kecil.
Sementara itu, President Direktur PT Regenesis Indonesia Program Allurion dengan Ballon Gastric, Ir Emmy Noviawati mengingatkan penggunaan gastric balloon tetap perlu membutuhkan perubahan gaya hidup sehat. Bahkan sebelum tindakan medis tersebut, tubuh mesti mempersiapkan diri melakukan gaya hidup sehat supaya berat badan terkontrol dan tak kembali menjadi obesitas.
"Jadi program ini bukan hanya bantu output bagus tapi secara kesehatan atau awareness untuk hidup lebih sehat, bukan hanya look good (penampilan bagus) tapi juga feel good (perasaan lebih baik dan dan sehat)" paparnya.
Dokter Peter pun menegaskan, perubahan gaya hidup harus jadi tujuan utama agar tidak terjadi diet yoyo, yakni penurunan berat badan, tetapi lalu berat badan kembali dengan bobot yang lebih besar.
"Lifestyle change itu yang dituju, itu kalau tidak ada yoyo lagi. Kalau tidak olahraga, turun 7 kilogram malah naiknya 12 kilogram. Kalau ini turun nya bagus pelan-pelan, naiknya mudah-mudahan tidak banyak, dan lifestyle change terjadi," tandas sang dokter.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?