Dewiku.com - Pasangan YouTuber ternama, Jess No Limit dan Sisca Kohl, kembali jadi perbincangan. Kali ini bukan soal konten unik atau pamer gaya hidup mewah, melainkan momen bersejarah bagi sang putri, Sophia Eleanor Justin. Anak pertama mereka ini resmi memulai hari pertamanya di sekolah, tepatnya di British School Jakarta (BSJ).
Lewat unggahan Instagram terbaru, Sisca membagikan potret manis keluarga kecilnya. Terlihat mereka berpose di depan huruf besar “BSJ” yang ikonik. Sophia, dengan seragam atasan merah dan celana gelap, duduk manis di atas huruf “S”, sementara mama-papanya berdiri di samping sambil tersenyum bangga.
Dalam foto lain, Sisca juga memperlihatkan tas biru berlogo sekolah, lengkap dengan label nama “Sophia Eleanor Justin”, tanda resmi dimulainya perjalanan pendidikannya.
“Hari ini adalah langkah awal baru untukmu, Sophia… New Student Induction Day di British School Jakarta. Langkah kecilmu hari ini adalah awal dari perjalanan panjangmu. Di kelas baru, teman baru, cerita baru,” tulis Sisca dalam caption penuh kasih.
Ia menambahkan pesan manis, “Belajarlah setinggi langit, tapi tetaplah membumi dengan hati yang penuh kasih. Selamat memulai perjalanan barumu, sayang. Mama dan papa akan ada di sini, mendukung setiap langkahmu, bangga pada setiap usaha yang kamu lakukan, dan mendoakanmu setiap hari.”
Momen ini pun mengundang rasa penasaran warganet, terutama soal sekolah internasional untuk balita dengan biaya fantastis. Sebenarnya, apakah worth it? Yuk, kita bahas.
Pertimbangan Pilih Sekolah dengan Biaya Selangit
Soal sekolah balita dengan biaya fantastis, jawabannya nggak bisa cuma “ya” atau “nggak”. Semua balik lagi ke prioritas, nilai, dan kondisi masing-masing keluarga. Buat sebagian orang tua, investasi di sekolah mahal dianggap penting demi memberikan pengalaman belajar terbaik sejak dini. Tapi buat yang lain, kualitas pendidikan bukan melulu soal harga.
Nah, sebelum buru-buru daftar atau justru mundur karena kaget lihat nominalnya, ada beberapa hal yang perlu dipikirin dulu.
1. Kualitas Pendidikan
Baca Juga
-
Bosan Resepsi Formal? Resepsi Lesehan Nadin Amizah Jadi Ide Nikahan Unik yang Patut Dicoba!
-
Gara-gara Klarifikasi Wajah Abu-Abu, Reza Gladys Malah Jadi Bahan Ejekan Netizen
-
Luna Maya Jadi Bridesmaid Sahabat, Ternyata Tugasnya Bukan Sekadar Nemenin Atau Foto Bareng
-
Anak Lahir di Luar Negeri, Kimberly Ryder Galau Soal WNI: Pilih Paspor Mana Nih?
-
Gen Z dan Fitur Centang Biru di WhatsApp, Lebih Pilih Nyala atau Mati?
-
Begini Kisah Cinta Nadin Amizah dan Faisal Tanjung yang Berujung Manis di Pelaminan
Pertama, cek kurikulumnya. Apakah sekolah tersebut memang punya sistem belajar yang kuat, fasilitas lengkap, dan guru yang kompeten? Jangan cuma tergiur branding atau gedung keren, tapi pastikan kualitasnya memang sesuai harapan.
2. Kebutuhan dan Minat Anak
Setiap anak punya gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih suka belajar lewat permainan, ada juga yang senang tantangan akademik. Pastikan sekolah yang dipilih bisa mengakomodasi kebutuhan anak sekaligus bikin mereka semangat berangkat sekolah setiap hari.
3. Biaya & Kemampuan Finansial
Ini penting. Selain uang pangkal dan SPP, biasanya ada biaya tambahan seperti seragam, transportasi, hingga kegiatan ekstrakurikuler. Pastikan semua masuk ke perhitungan supaya nggak mengganggu keuangan keluarga.
4. Manfaat Jangka Panjang
Coba pikir, apakah sekolah ini bisa memberikan bekal yang bermanfaat untuk masa depan anak? Misalnya, mempersiapkan mereka masuk ke jenjang pendidikan internasional atau meningkatkan kemampuan bahasa asing sejak dini.
5. Alternatif Sekolah Lain
Jangan lupa, banyak juga sekolah dengan biaya lebih terjangkau yang tetap punya kualitas mumpuni. Lakukan perbandingan supaya punya gambaran lengkap.
6. Lingkungan Sekolah
Lingkungan yang nyaman, aman, dan suportif itu penting. Anak bukan cuma belajar akademis, tapi juga bersosialisasi, membangun rasa percaya diri, dan belajar kerja sama dengan teman-temannya.
Kalau masih ragu, coba diskusikan sama pasangan atau bahkan orang tua lain yang sudah lebih dulu berpengalaman. Sharing cerita, membandingkan sekolah, dan mengevaluasi pro-kontra bisa membantu mengambil keputusan yang lebih bijak.
Kesimpulannya, mahal atau tidaknya sekolah balita itu sifatnya relatif. Harga tinggi bukan jaminan kualitas, dan harga terjangkau bukan berarti kualitasnya rendah. Yang paling penting adalah menemukan sekolah yang cocok dengan karakter dan kebutuhan anak, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan.
Tag
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian