Dewiku.com - Dunia perhotelan kini bukan lagi ruang yang hanya didominasi oleh laki-laki. Di tengah industri yang dinamis dan penuh tantangan, sosok perempuan bernama Joanne F. Wullur, General Manager ibis Styles Bogor Pajajaran, hadir membawa semangat baru: kepemimpinan yang hangat, kolaboratif, dan penuh warna.
Perempuan kelahiran Manado ini menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM). Dari sana, ia belajar melihat bisnis bukan hanya dari sisi angka, tetapi juga dari sisi manusia yang kini menjadi dasar dan pedomannya saat ia memimpin tim dan menjalankan bisnis hotel.
Karier Joanne dimulai di dunia sales & marketing, bidang yang menuntutnya untuk selalu memiliki kreativitas dan ketekunan yang tinggi dalam membangun hubungan. Pengalaman di berbagai kota besar di Indonesia turut memperkaya pandangannya hingga akhirnya ia dipercaya untuk memimpin sejumlah hotel yang kini berhasil menjadikannya nakhoda di ibis Styles Bogor Pajajaran.
“Kepemimpinan bukan hanya tentang hasil atau target. Bagi saya, ini tentang bagaimana kita menumbuhkan potensi orang-orang di sekitar kita,” ungkap Joanne.
Filosofi itu ia wujudkan dalam keseharian di hotel. Bagi Joanne, hotel bukan sekadar tempat menginap, melainkan ruang di mana setiap orang bisa menemukan kenyamanan, pengalaman, bahkan inspirasi. Ia ingin setiap tamu merasa disambut seperti di rumah sendiri dan setiap anggota tim merasa punya peran penting dalam menciptakan pengalaman itu.
Sejalan dengan nilai-nilai Accor, Joanne juga aktif mendukung RiiSE, program global yang berfokus pada kesetaraan gender, keberagaman, dan pemberdayaan perempuan. Melalui keterlibatannya, ia mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dan memberi ruang bagi perempuan untuk berani tampil dan berkembang.
“Saya percaya, perspektif perempuan membawa energi positif yang bisa membuat budaya kerja jadi lebih terbuka, suportif, dan berorientasi ke masa depan,” tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Joanne, ibis Styles Bogor Pajajaran semakin dikenal sebagai hotel yang stylish, nyaman, dan autentik. Memiliki 171 kamar dengan desain penuh warna, fasilitas lengkap, serta tim yang solid, hotel ini tak hanya menjadi destinasi favorit bagi keluarga dan pelancong bisnis, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kepemimpinan perempuan bisa membawa perubahan nyata.
Joanne membuktikan bahwa menjadi pemimpin bukan tentang seberapa tinggi posisi yang diraih, melainkan seberapa besar pengaruh positif yang bisa diberikan kepada orang lain. Di balik senyumnya yang tenang, ada visi kuat untuk menjadikan dunia perhotelan lebih setara, berwarna, dan penuh peluang bagi generasi berikutnya.
Baca Juga
-
Cegah Sebelum Terlambat! Yuk, Biasakan SADARI Setelah Menstruasi!
-
Pengabdian Masyarakat UI: Ajak Perempuan RW 11 Manggarai Belajar Mengatur Uang, Caranya Santai!
-
Double Date, Cara Seru Menjaga Cinta Sekaligus Pertemanan
-
Inspirasi Self-Love dari Ellie Goldstein, Model Hebat Pengidap Down Syndrome
-
Ketika Usia Jadi Label: Cerita Para Desainer Perempuan yang Menolak Tunduk pada Ageism
-
Bukan Cuma Soal Diet, Lawan Obesitas Harus Mulai dari Gaya Hidup Sehari-Hari
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?