Dewiku.com - Kasus dugaan pemukulan Ratna Sarumpaet hingga babak belur tengah ramai diperbincangkan. Hasil penyelidikan sementara oleh Polda Jabar dan Polda Metro Jaya, justru ditemukan informasi jika aktivis sosial tersebut menjalani operasi plastik, beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Suara.com, Polda Jabar tidak menemukan nama Ratna Sarumpaet dalam daftar pasien di 23 rumah sakit di Jawa Barat. Di sisi lain, Polda Metro Jaya malah menemukan bukti perawatan estetika yang dijalani Ratna Sarumpaet di RS Bina Estetika, Jakarta.
Pihak rumah sakit membenarkan Ratna Sarumpaet sempat dirawat dalam rangka operasi plastik pada 21-24 Semptember 2018.
Selain keterangan buku register rawat inap, polisi juga mendapatkan bukti berupa rekaman CCTV yang menunjukkan Ratna Sarumpaet keluar dari RS Bina Estetika pada 24 September 2018.
Terlepas dari benar tidaknya dugaan pemukulan atau malah operasi plastik Ratna Sarumpaet, prosedur estetika tersebut pada dasarnya memang memiliki beberapa dampak temporal sebagai respon alami tubuh terhadap luka.
Mengutip penjelasan ahli bedah plastik Dr. William C. Franckle, dalam laman Premier Plastic Surgery Arts of Voorhees, ada tiga tahap penyembuhan luka paska operasi plastik.
Tahap pertama adalah fase inflamatori. Beberapa hari setelah menjalani operasi, luka bekas sayatan akan terlihat memerah dan bengkak. Hal itu terjadi karena sel di dalam tubuh tengah memproduksi senyawa khusus untuk menyembuhkan luka.
Fase berikutnya adalah proliferasi yang terjadi sekitar 6-8 pekan setelah operasi plastik. Pasien umumnya bakal terus diberikan kolagen untuk penyembuhan luka yang semakin membesar.
''Memar dan pembengkakan biasanya tersamarkan dalam 10-20 hari,'' ungkap Dr.William C. Franckle.
Tahap ketiga adalah remodelling yang bisa berlangsung selama 4-12 bulan. Bekas luka operasi plastik akan terus mengecil dan kulit menjadi halus berkat produksi kolagen secara alami.
Baca Juga
Bagaimana menurutmu? Ada yang sudah pernah menjalani prosedur operasi plastik? Bagaimana proses penyembuhan lukanya?
Tag
Terkini
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari