Dewiku.com - Sejak semakin populer di tahun 1950-an, denim atau jeans menjadi tren di dunia fesyen dan mengalami banyak inovasi beberapa. Namun inovasi underwear denim ini mungkin bikin kamu mengernyitkan dahi.
Dilansir dari Independent, merek asal Paris Y/Project baru saja merilis celana jeans sebagai underwear alias celana dalam untuk tren terbaru musim ini.
Namun underwear denim yang dijual secara online oleh pengecer fesyen Kanada SSENSE memunculkan reaksi bingung dan diejek netizen.
Layaknya celana jeans, underwear yang dinamai "Cotton denim hi-cut short" ini juga punya kantung dan strap untuk belt di pinggangnya.
Situs tersebut mengatakan bila 'Denim panties' itu juga bisa tampil versatile. Potongan itu bisa dipakai sebagai luaran ataupun dalaman sesuai keinginan.
"100% cotton, imported," tulis deskripsi produk yang dihargai USD 430 atau Rp 6,1 juta ini.
Tak sedikit netizen yang mengolok-olok desain jeans underwear ini. "Ini adalah hal terburuk yang pernah saya lihat dalam hidup saya," kata salah satu netizen.
"Dua kata...infeksi jamur," gurau lainnya. Bahkan ada yang melabelinya dengan kata "menyeramkan."
Banyak pula yang mempertanyakan kenyamanannya. Netizen lain menambahkan bahwa celana pendek semacam ini "baik untuk Beyonce, Rihanna dan Gaga tetapi tidak banyak yang lain".
Ya paling jadi pertanyaan tentu kenyamanannya. Bagaimana menurutmu? Tertarik bayar Rp 6,1 juta untuk membeli underwear berbahan denim?
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?