Dewiku.com - Siapa yang nggak mau mendapatkan wangi parfum Jo Malone dengan harga terjangkau? Berita baik bagi kamu yang gemar memakai wewangian dari merek satu ini karena Jo Malone baru saja mengumumkan kolaborasinya dengan Zara.
Melansir Harper's Bazaar, parfum ini diluncurkan dengan nama Zara Emotions. Kendati dibanderol dengan harga cukup terjangkau, parfum ini tak meninggalkan kesan mewah yang jadi ciri khas Jo Malone.
Zara Emotions punya delapan varian yang dirancang sesuai dengan karakter khas Zara, yaitu high-street fashion.
Pihak Jo Malone sendiri meracik prafum ini dengan bahan yang mereka andalkan sejak lama. Namun, formulanya bakal diperbaharui sehingga bisa menggambarkan karakter dan keunikan fesyen yang menjadi konsep Zara.
Hasil akhir dari kolaborasi Jo Malone dan Zara ini adalah parfum high-street yang masih berbalut sentuhan mewah khas Jo Malone.
Tentu saja, harga terjangkau akan menjadi salah satu daya tarik yang membuat produk ini diburu para penggemar parfum.
Jika sebotol parfum Jo Malone dibanderol sekitar Rp 1-2 juta, Zara Emotions cuma dipatok mulai Rp 100 ribu untuk ukuran 10 ml hingga Rp 500 ribu untuk ukuran 90 ml.
Sementara itu, kolaborasi parfum high-end dengan lini fesyen high-street seperti yang dilakukan Zara dan Jo Malone bukan pertama kalinya terjadi.
Sebelumnya, H&M juga pernah merilis parfum kolaborasi dengan Givaudan yang dinamai Diptyque.
Baca Juga
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?