Dewiku.com - Siapa yang tak mengenal film animasi Frozen keluaran Disney? Tak cuma alur ceritanya yang menarik, deretan tokohnya pun diidolakan anak-anak.
Salah satunya adalah Colin, bocah laki-laki asal Australia yang telah menyukai tokoh Ratu Elsa sejak berusia 3 tahun.
Menurut sang ayah, Colin menyenangi segala sesuatu tentang Elsa. Bahkan, Colin pun punya koleksi barang-barang Elsa.
"Dia jatuh cinta dengan Elsa," kata ayahnya, Scott Stuart kepada Buzzfeed seperti dilansir People. "Dia menyukai segalanya tentang Elsa, dan tentu saja ingin semua mainan dan kostum yang ada. Dia mempunyai boneka Elsa yang sangat dia banggakan."
Sekarang, Colin sudah berusia 6 tahun. Dirinya pun kian menyukai tokoh Elsa, dan awalnya ingin sekali memakai kostum gaun mirip Elsa untuk melihat penayangan film Frozen 2 di bioskop.
Meski begitu, Colin takut kalau hal seperti itu akan membuat dirinya diejek oleh orang lain.
Dari sinilah, Scott mendapat ide untuk mendukung anaknya. Sebagai ayah, dia ingin mengajari Colin agar menjadi dirinya sendiri.
"Aku merasa pada momen itu, kita dapat mengajari anak kita untuk menolak apa yang mereka sukai dan menyenangkan orang lain, atau mengajari mereka untuk berani menjadi diri sendiri," ungkap Scott.
Jadi, Scott pun memberitahu sang buah hati bahwa dia mendukung ide itu. Sebagai tambahan, Scott juga tak malu untuk turut memakai gaun biru dan wig pirang.
Momen Scott dan Colin yang melakukan cosplay menjadi Elsa ini pun lantas menjadi viral sejak dibagikan ke TikTok.
Baca Juga
-
Ungkap Keganjilan Peradilan Anak, Suara.com Raih Penghargaan AJI - UNICEF
-
Bak Atasan dan Karyawan, Pria Ini Diputuskan Lewat Surat Pengunduran Diri
-
17 Tahun Diasuh Penculik, Gadis Ini Tolak Kembali pada Keluarga Kandungnya
-
Dulu Hidup Bak Gelandangan, Wanita Ini Sukses Jadi Pebisnis Kaya di Inggris
-
Kepergok Kirim Foto Telanjang untuk Selingkuhan, Sikap Pria Ini Bikin Emosi
-
Suami Bilang Tatonya Menjijikkan, Wanita Ini Galau Diancam Cerai
Sayangnya, Colin juga masih menerima ejekan dari teman-teman sekelasnya karena punya preferensi berbeda.
Menurut Scott sendiri, sang anak juga menyukai "karakter pria tradisional" seperti Spiderman dan Batman. Hanya saja, favoritnya adalah karakter para putri serta ratu.
"Suatu hari dia pulang dari sekolah merasa kecewa karena seseorang berkata Elsa cuma untuk perempuan," jelas Scott.
"Hari itu, aku mengatakan jika aku akan selalu mendukung hal yang dia sukai, bahkan kalau itu tak sesuai dengan ekspektasiku atau ekspektasi masyarakat."
Kini, Scott juga rajin membuat video di mana dirinya menjelaskan caranya mengasuh anak. Bahkan, dia juga mendiskusikan reaksi negatif orang-orang yang menganggapnya aneh karena mengizinkan sang putra bermain boneka.
"Aku memiliki aturan sederhana sebagai ayah," tulis Scott dalam salah satu unggahannya. "Jika anakku ingin melakukan sesuatu di luar norma gender, aku juga bakal melakukannya agar dia tahu itu bukan masalah."
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?