Dewiku.com - Jenama NODE meluncurkan sepatu slip on dengan desain fauna langka khas Indonesia. Berkolaborasi dengan Hari Merdeka, sepatu ini diluncurkan sebagai kampanye peningkatan awareness isu hutan yang menyasar tren anak muda.
David Chrisnaldi Chief Executive Officer NODE mengatakan, "Sejalan dengan arti dari NODE yang artinya simpul, kami berupaya menjalin ikatan dengan gerakan lingkungan hidup. Konsep desain dalam sepatu ini tercermin dari singkatan jenama kami 'No Deforestation' yang artinya kami berupaya memenuhi kebutuhan bahan baku tanpa menebang pohon di hutan."
"Harapannya dengan diluncurkan sepatu tematik ini bisa ikut serta dalam menyadarkan anak muda bahwa kita bisa memenuhi kebutuhan sandang tanpa harus menebang hutan dan bisa menjadi bagian dari ekonomi yang berkelanjutan," tambah David, dalam rilis yang diterima Dewiku.com, Jumat (26/11/2021).
Bahan baku yang dipakai dalam koleksi ini merupakan komponen alami seperti benang rami, serat kenaf, kain alam, sekam padi, dan lem perekat dari getah pinus serta karet alam. Material sepatu yang sudah tidak terpakai, nantinya dapat terdekomposisi menjadi kontributor unsur hara mikro dan makro di alam.
Uniknya lagi, outsole sepatu yang digunakan memiliki daya cengkram sempurna, ditambah balutan sutra yang membantu menjaga kaki tetap higienis.
Hari Merdeka, ilustrator yang ikut serta dalam proyek ini menjelaskan arti visual yang digunakannya.
"Visual fauna yang tergambar semuanya adalah fauna langka dilindungi di Indonesia yang keberadaanya terancam, sebut saja bekantan, badak bercula satu, gajah sumatra, dan rangkong gading," terang Hari.
"Proyek kampanye ini juga bertujuan mengingatkan ke semua orang yang melihat visual dalam sepatu tersebut untuk bisa memulai langkah dalam menjaga kelestarian alam dan hutan," lanjutnya Hari.
Koleksi sepatu slip on NODE akan dijual secara terbatas sejumlah 10 pasang. Jika tertarik, segera lakukan pre-order melalui toko resmi di Shopee maupun website www.nodeorganic.com dengan harga Rp899 ribu.
Sementara itu, kampanye ini juga menjaring influencer gaya hidup dan fashion. Harapannya, pesan cinta hutan dapat menjangkau sasaran anak muda yang lebih luas untuk menjaga hutan Indonesia.
Baca Juga
-
Diikuti Lebih dari 300 Brand, IMBEX 2021 Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
-
Mengaku Picky soal Skincare, Isyana Sarasvati Pilih Produk Berbahan Alami
-
Ramalan Zodiak 26 November 2021, Scorpio Merasa Ditolak
-
Belajar Bahasa Bunga, Arti Mendalam di Balik Kecantikan 10 Bunga Terpopuler
-
Berhubungan dengan Pria yang Sudah Menikah? Ini 5 Kerugian yang Kamu Dapat
-
Inilah 5 Arti Mimpi Menonton Film, Bisa Jadi Pertanda Stres
Terkini
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari