Dewiku.com - Setiap orang pasti mempunyai bad habits. Kebiasaan buruk pasti sering merugikan diri sendiri, baik secara langsung maupun tidak. Tapi kenapa sih mengubah bad habits susah? Meski tahu bikin sial, kita tetap saja merasa nyaman dengan kekurangan itu. Apapun kalau sudah nyaman, pasti akan susah dan berat untuk ditinggalkan.
Meskipun begitu, kamu setidaknya pernah sekali berpikir untuk mengubah kebiasaan buruk itu kan? Hal ini minimal bakal terlintas saat kamu merasa sendiri dampak negatifnya. Sayangnya, segala upaya biasanya berujung gagal total. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa alasan yang membuat kita susah mengubah bad habits.
1. Terlalu banyak mengubah kebiasaan
Kebiasaan burukmu terlalu banyak? Memang tidak mudah untuk menghilangkan semuanya sekaligus. Jadi, fokuslah pada satu bad habits yang ingin kamu ubah.
Semakin banyak kebiasaan yang ingin dirubah, biasanya akan membuat kita susah fokus, kemudian jadi berantakan semua. Konsentrasi, pengendalian diri, dan motivasi yang kita punya sangat terbatas. Jadi sebaiknya satu per satu dulu agar presentase keberhasilannya meningkat.
2. Termotivasi dengan energi negatif
Keinginan kita untuk berubah berasal dari tujuan dan motivasi yang dibuat. Sayangnya, secara nggak sadar kita malah termotivasi dengan energi negatif, misalnya rasa bersalah, takut, menyesal, balas dendam, dan lainnya.
Girls, energi negatif usaha kita untuk berubah menjadi nggak efektif. Jadi, ubahlah energi negatifmu menjadi positif, agar upaya untuk mengubah bad habits menjadi optimal.
3. Berpikir bahwa kamu tidak bisa berubah
Ketika kita merasa sudah berusaha berubah tetapi selalu gagal, inilah yang kemudian kamu menyerah begitu saja. Selain itu, kamu jadi berpikir bahwa tidak ada yang bisa diubah karena itu sudah kebiasaan selama bertahun-tahun.
Baca Juga
Bad habits itu punya kita, Jadi yang bisa mengontrol juga cuma kita, bukan orang lain. Kalau kamu sudah pesimis sejak awal, bagaimana mau mengubah bad habits?
4. Tidak sabar
Mengubah bad habits itu nggak kaya masak mi instan, dalam sekejap langsung jadi. Kita nggak bisa mengubah kebiasaan hanya dengan sekali atau dua kali mencoba.
Ingat, semua butuh proses, apalagi merubah bad habits yang sudah kita lakukan selama bertahun-tahun. Semakin lama kamu melakukan kebiasaan buruk, waktu yang kamu butuhkan untuk menghilangkannya juga bisa jadi lebih lama.
5. Tidak berkomitmen dengan diri sendiri
Komitmen pada diri sendiri adalah faktor penting untuk mengubah bad habits. Kalau kita nggak berkomitmen untuk mencapai apa yang kita tuju, secara langsung kita nggak akan mungkin mencapainya.
Terkini
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari