Dewiku.com - Apakah kalian tahu tentang situs belanja online Nasty Gal? Sophia Amoruso adalah founder dan mantan CEO situs belanja tersebut. Sempat mengalami bangkrut di tahun 2016, kini Sophia berhasil bangkit kembali dan menyajikan kisah inspiratif untuk semua orang.
Dilansir dari laman Entrepreneur, wanita di balik situs belanja Nasty Gal ini sempat sukses menjaring konsumen hingga masuk dalam daftar perusahaan paling cepat berkembang.
Tak hanya itu, Sophia Amoruso juga pernah dinobatkan sebagai salah satu wanita terkaya. Namun, kesuksesannya itu harus melewati masalah yang sangat serius. Nasty Gal mengalami kebangkrutan di tahun 2016.
Pada saat itu, perusahaannya bermasalah dengan penjualan yang menurun, pengurangan karyawan, hingga tuntutan dari pegawai karena diskriminasi kehamilan.
Sophia pun mengungkapkan jika masa-masa itu adalah masa paling sulit di hidupnya.
Ternyata nasib malang Sophia tak berhenti di situ saja. Wanita cantik ini juga mengalami kegagalan pernikahan.
''Dalam waktu enam bulan, aku ada di sampul majalah Forbes. Kurang dari satu tahun, suamiku meninggalkanku, dan kemudian perusahanku bangkrut,'' cerita Sophia.
Demi perusahaan yang sudah dibangunnya tetap berdiri, akhirnya ia memutuskan mundur dari jabatan CEO Nasty Gal di tahun 2015.
Perusahaan tersebut kemudian dibeli oleh Boohoo Group dan sampai sekarang tetap memproduksi busana, sepatu, dan aksesori di bawah merek Nasty Gal.
Di masa-masa suram tersebut, Sophia Amoruso memilih untuk beristirahat dan meminta bantuan dari banyak psikolog. Ia lalu sadar jika tidak banyak wirausahawan wanita untuk berbagi masalah.
Baca Juga
Sophia juga dikenal dengan buku autobiografinya yang berjudul #GirlBoss yang rilis pada tahun 2014. Buku itu bahkan sempat dibuat serial oleh Netflix pada tahun 2016 meski hanya tayang satu musim.
''Aku menampakkan diri di sampul buku berjudul #GirlBoss dan dengan itu, datang sejumlah akuntabilitas. Tapi membaca setiap komentar buruk yang pernah kamu baca, ditulis dari orang-orang yang sedikit tahu tentang kamu itu sangat menantang,'' kata Sophia.
Sophia pun bangkit dari kegagalannya ketika dia sadar bahwa masih ada orang-orang yang membaca bukunya #GirlBoss dan masih mempercayainya.
Setelah itu, ia membangun Girlboss Media di tahun 2017 yang memproduksi konten online bertema wanita. Ia juga merilis Girlboss Rally, yaitu sebuah perusahaan konferensi untuk wanita saling berbicara tentang karier, rantangan, hingga bisnis.
''Aku tahu ini klise tapi kerapuhan dan membuat kesalahan adalah inti dari pembelajaran,'' ungkap Sophia.
Setelah mengalami kegagalan dan membuat hidupnya terpuruk, kini Sophia yakin bahwa dirinya sudah 90 persen sembuh.
Melalui Girlboss Media, Sophia Amoruso ingin membantu sesama wanita dan siap untuk mengembangkan bisnis lain dengan pengalaman, modal, dan kekuatan wanita yang dimiliki sekarang.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?