Dewiku.com - Masih ingat dengan Valerie Lukyanova? Wanita yang disebut Barbie hidup ini sekarang mengaku tak nyaman dipanggil boneka. Ia bahkan merasa sedih hidup dalam sosok Barbie.
Merangkum dari The Sun, Valeria berkata hidupnya penuh dengan ironi.
"Sangat lucu dan sedih pada saat yang sama bahwa orang-orang mengenal saya di seluruh dunia sebagai Barbie," ujar wanita yang menikah dengan pengusaha tampan itu.
"Beginilah cara saya diperlakukan di mana-mana, seolah-olah saya memang seperti itu. Orang-orang benar-benar berpikir ini adalah siapa saya," lanjut dia.
Valeria yang beberapa waktu lalu sempat bekerja di China ini mengaku dirinya mendapat perlakuan berbeda di Asia. Ia merasa bahagia mendapat perhatian dari orang Asia, utamanya China.
"Mereka memberi saya begitu banyak perhatian, persis bagaimana saya menyukainya," tutur Valeria sembari mengungkap kebingungannya untuk memperpanjang kontrak atau tidak untuk kerja sama yang dijalani.
"Kontrak saya akan segera kedaluwarsa dan saya tak yakin apakah saya akan memperpanjangnya atau tidak," ungkapnya.
Valeria selama ini dikenal sebagai wanita yang mirip boneka Barbie. Ia juga cukup sensasional karena diduga melakukan berbagai prosedur medis untuk mendapatkan fisik sempurna bak boneka.
Namun, belakangan Valeria membantah dan mengaku hanya payudara saja yang ia dapatkan dari operasi plastik. Sisanya adalah buah dari kerja kerasnya melakukan olahraga serta bantuan makeup.
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?