Dewiku.com - Kebijakan lockdown hingga WFH telah membuat banyak orang mau tak mau beraktivitas di rumah. Bagi sebagian orang, hal ini ternyata bagaikan mimpi buruk di siang bolong.
Salah satu orang yang mengalami mimpi buruk tersebut adalah Georgia Armstrong. Pasalnya, ibu dua anak ini terpaksa mengisolasi diri bersama sang mantan pacar, Kyle Greener.
Merangkum The Sun, pasangan Georgia dan Kyle sebenarnya sudah putus lima pekan lalu. Saat itu, Kyle telah pindah ke rumah temannya.
Namun, tepat saat perintah untuk lockdown diturunkan, Kyle mengalami krisis. Teman sekamarnya ingin menghabiskan waktu dengan keluarga sehingga Kyle terpaksa pergi.
Tak memiliki tempat tinggal, lelaki ini pun kembali ke rumah mantan pacar. Awalnya, Georgia setuju dengan syarat Kyle mau tidur di sofa.
Sayangnya, keputusan itu berakhir penyesalan. Pasalnya, mereka berdua terus-menerus bertengkar.
"Melihat wajah satu sama lain selama 24 jam sambil mengasuh dua anak di flat dengan dua kamar tidak mudah. Pekerjaannya dihentikan karena tak berhubungan dengan kebutuhan pokok. Ini neraka," ungkap Georgia.
Bukan tanpa alasan, pasangan ini memang pernah putus-sambung sebelumnya. Walau demikian, tinggal bersama setelah putus karena isolasi virus corona telah memperburuk situasi.
"Beberapa hari pertama masih oke," tutur Georgia kepada The Sun. "Tapi dia jadi terlalu nyaman dan sekarang kami saling benci."
Beberapa kebiasaan buruk Kyle yang diungkap oleh Georgia di antaranya adalah bangun terlalu siang dan tak membantu mengurus anak.
Baca Juga
Padahal, sebelumnya mereka telah membuat aturan yang menyebutkan bahwa Kyle juga akan membantu urusan rumah tangga dan membantu mengasuh anak.
"Dia punya baju lebih banyak dariku. Saat kembali, dia membawa 15 boks pakaian."
"Dia juga suka rugby dan tinju. Setiap hari dia menghabiskan lima jam menonton di televisi atau ponsel tanpa headphone. Dan dia menghabiskan waktu lebih lama di kamar mandi. Dia memintaku membuatkannya teh sementara berendam."
Walau begitu, hal yang paling membuat Georgia marah adalah fakta jika Kyle kini terlalu asyik bermain aplikasi kencan Tinder dan saling berkirim pesan dengan wanita lain.
"Aku tahu itu haknya tetapi setiap kali dia tersenyum sambil membaca pesan membuatku sangat marah," imbuh Georgia.
Di sisi lain, Kyle sendiri juga mengaku kesal karena merasa Georgia terlalu banyak mengatur-atur dirinya dan memperlakukan dia seperti anak kecil.
"Aku memintanya untuk memberiku ruang selama satu malam per minggu sehingga aku dapay menghubungi teman atau kencan dengan perempuan dari Tinder, namun dia malah marah," tandas mantan pacar Georgia itu.
Terkini
- Bermula dari Dapur: Mengurai Benang Kusut Masalah Sampah Nasional dari Rumah
- Tren Kecantikan 2026: Dari Biotech Beauty hingga Skincare Berbasis Sains Kian Digemari
- Perempuan Makin Dominan di Panggung Global, Rising Girls dan Plataran Menteng Dorong Kepemimpinan Berbasis Impact
- Manfaatkan Liburan Singkat, Saatnya Kunjungi Transera Waterpark!
- Jangan Salah Warna! Kenali 3 Jenis Taksi Hong Kong Berdasarkan Rute Tujuan yang Dicari
- Gym + Main Bareng Kucing, Cara Unik Turunkan Stres Usai Olahraga
- Body Care Pertama di Indonesia dengan Bahan Baku Kemangi, Inovasi Baru untuk Kulit Sensitif
- 100 Momfluencer Kumpul di Ramadan, Dari Ngonten Bareng hingga Belajar Finansial
- Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Anak Indonesia yang Siap Ramaikan Lebaran 2026
- Glam Meet Up Elzatta: Koleksi Sarimbit Baru Terinspirasi Perempuan Tangguh