Dewiku.com - Adanya social distancing dengan di rumah aja bisa jadi momen yang tepat untuk menikmati quality time bersama keluarga. Namun, jika tinggal seorang diri dan kebetulan tidak memiliki kekasih alias jomblo? Stres mungkin saja tidak terhindarkan.
Sebenarnya ada cara untuk meminimalisir stres. Psychotherapist and Coach, Ferry Fibriandan menyarankan, para jomblo fokus terhadap hal yang bisa diatasi selama di rumah aja agar tidak stres. Selain itu, bisa juga memanfaatkan momen ini dengan keluar dari zona nyaman.
"Saat ini kesempatan yang baik untuk memulai belajar keluar dari zona nyaman. Mulai menggali kreativitas untuk mencari aktivitas unik, seru dan menghibur atau belajar hal baru yang selama ini tidak sempat dilakukan," papar dia.
Beberapa di antaranya seperti memasak, melukis, mencoba software baru, meracik kopi, menulis journal serta buku. Keterampilan ini akan membantu dan jadi kemampuan baru yang didapat setelah pandemi ini usai.
Sedangkan jika bosan tidak bisa bertemu teman-teman, coba manfaatkan fasilitas teknologi dan internet, berselancar di dunia maya.
"Banyak sekali aplikasi video conferencing dan meeting online yang bisa kita pakai. Saya pribadi mulai menerapkan conferencing untuk menemui keluarga tercinta yang terpisah jarak," papar Ferry.
"Arisan online dan ngopi online bareng di rumah masing-masing, namun ngobrol dan bercanda dengan teman tetap bisa terjalin," lanjut dia.
Menjadi lebih sehat saat menjalani social distancing juga bukan hal mustahil. Misalnya, membuat sesi live melakukan yoga dan senam bersama teman-teman untuk mengisi waktu luang.
"Coba untuk tidak di satu lokasi yang sama, cobalah di sudut-sudut yang berbeda. Hiasi sudut kamar Anda dengan hiasan-hiasan agar terlihat cantik saat video conferencing dan paling penting membahagiakan diri," ungkap dia.
Ferry mengatakan, pada dasarnya mereka yang jomblo lebih mudah menjalani hidup karena cuma berkonflik dengan diri sendiri, beda dengan yang sudah berkeluarga.
Baca Juga
-
Putus Cinta saat Pandemi Corona Bikin Ekstra Galau, Baca Tips Berikut!
-
Kerja dari Rumah, Berikut 9 Tips Cantik saat Lakukan Panggilan Video
-
Inspirasi Outfit WFH, Begini Gaya Simpel Pakai Blazer ala Ratu Spanyol
-
Kisah Haru Pasien Covid-19, Pasangan Lansia Ini Rayakan Hari Jadi ke-50
-
Siap-Siap! 5 Tren Makeup Ini Bakal Hits Pasca Karantina Covid-19
-
Mewahnya Masker Pengantin Nuansa Emas, Bikin Warganet Sesak Nafas
"Para single di satu sisi memiliki keunggulan, karena hanya memiliki konflik dengan dirinya sendiri. Dibandingkan yang sudah berkeluarga. Karena potensi konflik akan lebih banyak apabila sudah berkeluarga," kata Ferry dalam diskusi online bersama media beberapa waktu lalu.
Nah, para jomblo yang introvert juga diperkirakan cenderung sangat menyukai situasi seperti itu. Mereka merasa mendapat energi dengan kesendirian dan social distancing ini, berbeda dengan para jomblo ekstrovert.
"Untuk single yang introvert, mungkin lebih mudah, karena memiliki waktu dan memperoleh energi saat berinteraksi dengan diri sendiri. Namun yang ekstrovert akan mengalami kesulitan, karena akan memperoleh energi dari luar saat sedang bersosialisasi," katanya menerangkan. (*Dini Afrianti Efendi)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?