lifestyle

Potret Pria yang Ketagihan Rasa Sakit, Seluruh Tubuhnya Tertutup Tinta Tato

Setelah membuat tato pertama, dirinya mengaku ketagihan dan tidak bisa berhenti.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Minggu, 13 September 2020 | 18:54 WIB

Ada banyak alasan di balik keputusan seseorang dalam membuat tato. Biasanya, seseorang membuat tato guna mengekspresikan atau menghias diri dengan desain tertentu.

Namun, lain halnya dengan pria bernama Yannick Rick. Tak sekadar menghias diri, Yannick ingin seluruh kulitnya berwarna hitam karena tinta tato.

Dilansir dari Daily Star, Yannick Rick memutuskan untuk membuat bodysuit dari tinta tato setelah ketagihan dengan rasa sakit yang ada. Pria 25 tahun dari Swiss ini sudah menghabiskan 400 jam ditusuk jarum tato.

Baca Juga: Ashanty Makan Tiramisu Favorit Shah Rukh Khan, Harganya Cuma Rp100 Ribuan?

Dirinya juga sudah mengeluarkan uang sebanyak 9.000 poundsterling atau sekitar Rp172,8 juta untuk memenuhi obsesinya dengan tato.

Yannick kali pertama tertarik pada tato di usia 19 tahun. Kala itu, dia melihat seorang pria di pantai yang memiliki tato menutupi sekujur tubuh. Karena penasaran, Yannick mulai mencari-cari jenis tato dan menemukan desain blackwork.

"Aku memutuskan ingin memiliki lengan yang sepenuhnya hitam. Salah satu teman mengenalkanku kepada artis tato yang bisa melakukannya, dan dalam tiga sesi, lenganku berwarna hitam," tutur Yannick.

Baca Juga: Berkunjung ke Rumah Calon Mertua, Ayu Ting Ting Kalem Bawa Tas Mewah

Yannick Rick, Pria yang Menato Seluruh Tubuh (instagram.com/theevilblackout)

"Aku merasa tertarik pada rasa sakit dan proses penyembuhannya. Aku tahu aku ingin melakukan sesuatu yang lebih ekstrem, jadi aku melalui sesi blackwork selama tiga hari," kata dia kemudian.

Obsesi ini membuat seluruh kulit Yannick berwarna hitam, kecuali wajah dan sedikit area di punggung yang memiliki tato membentuk kata-kata "evil".

Karena ketertarikannya pada tato, dia jadi sering mendapat komentar jahat di media sosial. Dia juga kerap disebut buruk rupa.

"Di dunia maya aku mendapat komentar negatif dari orang-orang. Ada yang berpikir ini mengejutkan atau jelek, dan mereka bertanya apakah aku sakit jiwa," ujar Yannick.

Walau penampilannya berbeda, Yannick tetap dapat hidup normal dan mendapat pekerjaan. Selama ini, dia bekerja di panti jompo.

"Aku rasa ini memang membuatku lebih sulit mendapat pekerjaan, tapi aku bisa melaluinya dan aku mendapati orang-orang mulai menerima tato," ucapnya.

Selain itu, Yannick mengatakan bahwa tampilannya tetap menarik bagi beberapa wanita. Dia pun tidak mengalami masalah dalam berkencan.

Yannick Rick, Pria yang Menato Seluruh Tubuh (instagram.com/theevilblackout)

Pria 25 tahun ini tidak cuma tertarik pada tato. Rupanya dia juga mencoba prosedur membuat pola di tubuh dengan menggunakan pisau bedah.

"Kau dapat merasakan luka itu di atas tinta hitam, yang sangat aku sukai," kata dia.

Baca Juga: 5 Manfaat Biji Pepaya, Ternyata Bagus untuk Tingkatkan Imunitas

Tidak hanya itu, Yannick masih memiliki obsesi ekstrem lain yang belum tercapai. Jika bisa, dia ingin melakukan prosedur untuk menghilangkan puting miliknya.

lifestyle

Ashanty Makan Tiramisu Favorit Shah Rukh Khan, Harganya Cuma Rp100 Ribuan?

Ashanty tampak antusias saat menyantap tiramisu kesukaan Shah Rukh Khan.

lifestyle

5 Manfaat Biji Pepaya, Ternyata Bagus untuk Tingkatkan Imunitas

Konsumsi biji pepaya juga baik kesehatan sistem pencernaan dalam tubuh.

lifestyle

5 Zodiak Paling Hati-Hati Menjalani Hidup, Selalu Waspada Setiap Waktu

Beberapa zodiak ini cenderung lebih hati-hati dalam kehidupan sehari-hari.

lifestyle

8 Arti Mimpi Mendadak Jatuh Miskin, Pertanda Rendah Diri?

Apa yang membuat seseorang bisa tiba-tiba mimpi jatuh miskin?

lifestyle

Sukses Diet, Aaliyah Massaid Akui Pernah Jalani Pola Makan Ekstrem

Namun, Aaliyah Massaid akhirnya menemukan cara yang lebih aman dan sehat untuk menurunkan berat badan.

lifestyle

Hobi Naik Gunung? Pendaki Perempuan Harus Perhatikan Ini

Pendaki perempuan harus lebih teliti dalam menjaga kesehatan organ intim selama naik gunung.